Bagaimana Posisi Indonesia dalam Kompetisi Global Mobile Legends: Bang Bang?

kompas.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS—Esports World Cup (EWC) 2026 kian meneguhkan posisi Indonesia sebagai pemain penting dalam kompetisi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) tingkat dunia. Melalui ajang internasional semacam ini, Indonesia terus didorong untuk membuat standar kompetisi yang lebih tinggi, lebih profesional, serta menciptakan kolaborasi lebih kuat antara tim, mitra, penyiar, dan industri yang lebih luas.

EWC 2026 tengah bergulir di Paris, Perancis. Resmi dibuka Kamis (9/7/2026), kompetisi ini mempertemukan sekitar 2.000 pemain, 200 klub, serta perwakilan dari sekitar 100 negara. Total hadiah EWC 2026 sekitar 75 juta dollar AS. Helatan ini mempertandingkan 24 gim, salah satunya MLBB.

Terdapat dua kategori MLBB di EWC 2026, yakni MLBB Mid Season Cup (MSC) dan MLBB kategori putri atau Women’s International (MWI). Turnamen MLBB MWI telah selesai dilaksanakan. Pemenangnya Team Vitality dengan roster (susunan pemain) dari Indonesia. Dalam laga puncak, Team Vitality melumat Natus Vincere dengan skor 4-2. Dengan kemenangan ini, Team Vitality mempertahankan statusnya sebagai juara bertahan.

Chief Games Officer Esports Foundation, Fabian Scheuermann selaku penyelenggara mengucapkan selamat kepada Team Vitality. Sungguh sebuah pencapaian langka dan jelas tidak mudah ketika tim ini bisa mempertahankan gelar sebagai juara dunia.

“Setiap tahun MWI menghadirkan lebih banyak wilayah, lebih banyak pemain berbakat, dan standar permainan yang semakin tinggi. Itulah perkembangan yang ingin terus kami lihat saat menciptakan peluang bagi para pemain putri terbaik dunia untuk bertanding di panggung esports terbesar,” katanya, dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7/2026).

Setelah MLBB MWI selesai, penggemar esports Tanah Air masih menantikan MLBB MSC yang telah memasuki knockout stage dengan menyisakan delapan tim (perempat final). Babak perempat final dimulai Rabu (29/7/2026). Ada dua wakil Indonesia yang masuk hingga fase ini, yakni Team Vitality dan ONIC Esports.

Pelatih ONIC Esports, Calvin “CW” Winata, menjelaskan, persaingan pada knockout stage sangat menantang. Ini karena pertandingan memakai format single elimination atau sistem gugur. Tidak ada kesempatan kedua dalam format ini. “Strategi kami adalah tetap stick dengan power gameplay kami,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2026).

Sementara itu, menurut Team Vitality, semua tim yang berlaga di EWC 2026 pasti tim-tim terbaik di regionnya. Karena itu, pemenang MLBB Professional League (MPL) Indonesia Season 17 ini terus berlatih secara maksimal.

“Untuk para penggemar, kami berharap kalian mendukung kami terus, melihat keikutsertaan yang kedua kami di ajang MLBB MSC ini. Mudah-mudahan kami bisa memberikan hasil yang terbaik,” ujar Team Manager Team Vitality, Fandro.

MLBB dibuat oleh MOONTON Games. Gim ini diunduh lebih dari 1,5 miliar kali dengan pengguna aktif bulanan sebesar 110 juta. MLBB menjadi salah satu gim terdepan di dunia, termasuk di Indonesia.

Menurut Public Relations Manager (Overseas) MOONTON Games, Johan Tan, Indonesia menjadi salah satu pasar esports MLBB terpenting di dunia. Awal tahun ini, MOONTON Games bahkan menggelar M7 World Championship di Jakarta. M7 mencatatkan jumlah penonton daring terbanyak untuk turnamen mobile esports. Jumlahnya mencapai 5,68 juta. Selain itu, estimasi nilai ekonomi dari brand value ajang ini mencapai 186 juta dollar AS.

Menurutnya, Indonesia telah memiliki ekosistem MLBB terkuat di dunia. Bertanding di ajang internasional seperti EWC 2026 akan memperkuat posisi tersebut. Indonesia akan terus terdorong untuk membuat standar kompetisi yang lebih tinggi, lebih profesional, serta menciptakan kolaborasi lebih kuat antara tim, mitra, penyiar, dan industri yang lebih luas.

“EWC tahun ini mengingatkan para pemain yang memiliki cita-cita tinggi bahwa kini ada lebih banyak peluang daripada sebelumnya. Baik sebagai pemain profesional, pelatih, kreator, penyiar, maupun jadi profesional di dunia industri. Ekosistem esports terus berkembang, dan Indonesia akan tetap menjadi salah satu fondasi terpentingnya,” katanya, Senin (27/7/2026).


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Peristiwa 28 Juli: Perang Dunia I Dimulai hingga Vietnam Resmi Bergabung dengan ASEAN
• 22 jam lalu
0
thumb
Kemensos Jajaki Penyaluran Bansos Melalui KDMP
• 10 jam lalu
0
thumb
Pendaftaran TKA SMA/SMK 2026 Dimulai! Ini Jadwal Terbarunya
• 16 jam lalu
0
thumb
Kemenag Menggelar Dzikir dan Doa Kebangsaan di Monas untuk Sambut HUT Ke-81 RI
• 11 jam lalu
0
thumb
Reaksi PDIP hingga Golkar soal Kaesang Tantang Puan di Dapil Neraka
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.