BMKG Sebut El Nino Sudah Masuk Kategori Kuat, Modifikasi Cuaca Dipercepat

detik.com
15 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan fenomena El Nino telah memasuki kategori kuat. Operasi modifikasi cuaca mulai dilakukan untuk mengisi waduk hingga mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah rawan.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan El Nino dinyatakan aktif ketika suhu permukaan laut di wilayah tengah Samudera Pasifik meningkat lebih dari 0,5 derajat Celsius di atas kondisi normal. Saat ini, indikator tersebut menunjukkan El Nino telah berada pada level kuat sehingga memerlukan kewaspadaan lebih tinggi.

"Untuk saat ini kondisinya sudah masuk ke El Nino kuat. Jadi kita perlu mengantisipasi khususnya pada 2 hal. Yang pertama, antisipasi terkait dengan kekeringan, dan yang kedua terkait dengan kebakaran hutan dan lahan," kata Faisal kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (27/7/2026).

Baca juga: AHY Minta Waspadai El Nino: Tak Boleh Lengah karena Suhu Derajatnya Meningkat

Untuk mengurangi dampak kekeringan, BMKG bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta sejumlah pihak swasta melakukan operasi modifikasi cuaca di berbagai daerah. Langkah tersebut difokuskan untuk meningkatkan cadangan air di waduk-waduk yang tersebar di Indonesia.

"Kita punya 240 waduk, beberapa memang tidak semua itu kita coba isi agar bisa difungsikan untuk PLTA, bisa difungsikan untuk irigasi, dan air bersih," ujarnya.

Baca juga: BMKG Prediksi El Nino Datang Lebih Cepat, Kemenhut Siapkan Antisipasi Karhutla

Selain itu, BMKG juga memperkuat upaya pencegahan karhutla melalui operasi modifikasi cuaca di wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran. Enam provinsi menjadi fokus utama, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

"Itu juga dilakukan secara berkala operasi modifikasi cuaca untuk menjenuhkan tanah di sana, tanah gambut di sana, agar dia tidak mudah terbakar. Termasuk kita melakukan di Kepulauan Riau juga untuk modifikasi cuaca, dan juga di Aceh, beberapa tempat secara situasional tergantung situasi dan kondisi," ujarnya.

Baca juga: Gempa M 5,6 Guncang Gayo Lues Aceh




(eva/zap)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kagum dengan Megahnya Real Madrid, Dumfries Siap Kerja Keras untuk Tim
• 6 jam lalu
0
thumb
Daftar Harga Oli Transmisi Mobil Matik 2026
• 13 jam lalu
0
thumb
Purbaya Bicara Rumor Jadi Kandidat Gubernur BI: Itu Isu Abadi
• 14 jam lalu
0
thumb
Gempa Besar Landa Kyushu Jepang, Kemlu: Seluruh WNI Aman
• 1 jam lalu
0
thumb
Penguatan Koperasi Merah Putih Permudah Akses Kebutuhan Masyarakat Papua
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.