JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengeklaim Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di DKI Jakarta terus menunjukkan tren penurunan pada Februari 2026.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertransgi DKI Jakarta, Taufik, mengatakan TPT pada Februari 2026 tercatat sebesar 6,03 persen, turun dibandingkan Februari 2025 yang mencapai 6,18 persen.
Hal tersebut disampaikan Taufik ketika memberikan sambutan dalam acara Timur Career Fest dan Bazaar di GOR Ciracas.
Baca juga: Jakarta Ubah Strategi Tekan Pengangguran, Job Fair Kini Digelar hingga Tingkat Kecamatan
"Jumlah bekerja meningkat menjadi sekitar 5,20 juta orang, sementara jumlah pengangguran menurun menjadi sekitar 334.000 orang," kata Taufik di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (28/7/2026).
Sementara itu, jumlah angkatan kerja di Jakarta meningkat menjadi sekitar 5,53 juta orang.
Menurut Taufik, kenaikan tersebut mencerminkan optimisme masyarakat untuk masuk ke pasar kerja.
Meski demikian, Jakarta Timur yang memiliki jumlah penduduk terbesar masih menghadapi tantangan dalam penyediaan lapangan pekerjaan.
Baca juga: Pengangguran di Jakarta Turun Jadi 6,03 Persen, Kini 5,2 Juta Warga Bekerja
Untuk memperluas kesempatan kerja, Pemprov Jakarta menyatakan telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Mongolia yang membuka sekitar 8.000 lowongan pekerjaan bagi warga Jakarta.
"Sekarang Mongolia sudah membuka kesempatan untuk warga DKI Jakarta untuk bekerja di Mongolia. Jadi lowongan kerjanya sekitar 8.000 orang, dan saat ini sedang menunggu surat izin perekrutan dari BP2MI. Dan September ini akan menempatkan," jelas Taufik.
Taufik menilai, kesempatan kerja di Mongolia dapat menjadi salah satu alternatif bagi pencari kerja yang ingin berkarier di luar negeri.
Baca juga: Pengamat Sebut Pembinaan Pak Ogah Bisa Jadi Solusi Kurangi Pengangguran
Ia mengungkapkan, gaji pekerja di Mongolia berkisar antara 500 hingga 900 dollar AS per bulan untuk sektor perhotelan.
"Bukan kami mengarahkan pencari kerja untuk bekerja ke luar negeri, tetapi memang saat ini dengan kondisi perekonomian kita saat ini dan memang peluang kerja di luar negeri memang memungkinkan," jelasnya.
Sebelumnya, Sudinakertransgi Jakarta Timur akan menggelar Jakarta Timur Career Fest dan Bazaar pada 28-29 Juli 2026.
Baca juga: Laporan Purbaya ke DPR: Pengangguran dan Kemiskinan Turun Tahun Lalu
Kegiatan bursa kerja tersebut akan berlangsung di GOR Ciracas, Jalan Raya Jakarta-Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.
Informasi tersebut disampaikan Sudinakertransgi Jakarta Timur melalui akun Instagram resminya, @sudin.nakertransgi.jaktim.
Dalam kegiatan ini, sejumlah perusahaan akan membuka kesempatan kerja bagi para pencari kerja.
Baca juga: Pengangguran di Jabodetabek Paling Banyak Lulusan SMA-SMK, Ini Angkanya
Beberapa perusahaan yang tercatat berpartisipasi antara lain Transjakarta, Alfamart, Pertamina PDC, Trans Entertainment, Felixindo, serta sejumlah perusahaan lainnya.
Meski dibuka secara gratis untuk umum, peserta diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui laman www.karir.jakarta.go.id.
Selain bursa kerja secara langsung, Sudinakertransgi Jakarta Timur juga akan menggelar bursa kerja online melalui laman yang sama mulai 21 Juli hingga 4 Agustus 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang





Komentar (0)