Brebes: Berkurangnya suplai air di Bendungan Nambo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akibat musim kemarau membuat aliran air ke sejumlah sungai dan saluran irigasi harus dibatasi. Kondisi tersebut dimanfaatkan ratusan warga untuk berburu ikan, udang, hingga hewan air lainnya di sungai yang dikeringkan.
Penyusutan volume air di bendungan mendorong pengelola menerapkan pengaturan distribusi air guna menjaga pasokan irigasi bagi lahan pertanian. Di Desa Banjarharjo, Kecamatan Banjarharjo, Senin, 27 Juli 2026, ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga lansia, turun ke sungai dengan membawa peralatan sederhana untuk menangkap ikan dan udang.
Fenomena ini menjadi pemandangan yang rutin terjadi saat debit air sungai menurun. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari berbagai jenis ikan dan hewan air yang terjebak di aliran sungai yang sedang dikeringkan.
Baca Juga :
Krisis Air Bersih di Cilacap, Lebih dari 18 Ribu Warga Terdampak"Bukan bergilir, tapi dijatah karena air waduk tinggal sedikit akibat tidak turun hujan. Air dialirkan ke wilayah yang membutuhkan," ujar Tarmah dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Selasa 28 Juli 2026.
Menurut Tarmah, momen berburu ikan saat sungai mengering sudah menjadi tradisi masyarakat sejak lama. Namun, pada musim kemarau tahun ini, kondisi tersebut baru pertama kali terjadi.
"Tradisi mencari ikan seperti ini sudah sejak dulu. Kalau musim kemarau seperti sekarang, warga memanfaatkan sungai yang surut untuk mencari ikan, udang, dan hewan air lainnya," katanya.





Komentar (0)