Laba HYGN Naik 32,5 Persen, Jasa Pengendalian Hama Dongkrak Pendapatan

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Ecocare mencatatkan laba bersih Rp8 miliar sepanjang semester I-2026, atau naik 32,6 persen

Laba HYGN Naik 32,5 Persen, Jasa Pengendalian Hama Dongkrak Pendapatan (Foto: dok HYGN)

IDXChannel - PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) mencatatkan laba bersih Rp8 miliar sepanjang semester I-2026, atau naik 32,6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp6 miliar.

Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh pendapatan perseroan yang meningkat 221 persen menjadi Rp208,5 miliar dari Rp172,4 miliar pada semester I-2025.

Baca Juga:
Ecocare Indo Pasifik (HYGN) Putuskan Bagi Dividen Rp5,4 Miliar

"Meskipun menghadapi tantangan di semester I-2026, perseroan berhasil mencatatkan kinerja yang solid untuk HYGN, tercermin dari pertumbuhan pendapatan maupun laba bersih," ujar Direktur Utama HYGN, Wincent Yunanda dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (28/7/2026).

Adapun jasa hygiene tetap menjadi kontributor pendapatan terbesar yakni Rp101,8 miliar, atau menyumbang sekitar 48,7 persen dari total pendapatan grup.

Baca Juga:
Tumbuh Dua Digit, Ecocare (HYGN) Bukukan Pendapatan Rp264 Miliar hingga September 2025

Pendapatan pada segmen ini terus mendapatkan pertumbuhan dari kontrak jangka panjang yang berulang dengan klien korporat. 

Kemudian segmen jasa kebersihan membukukan pendapatan sebesar Rp73,3 miliar, naik 12,8 persen dari Rp65 miliar.

Baca Juga:
Ikut Tren Buyback Tanpa RUPS, Ecocare (HYGN) Alokasikan Dana Rp5 Miliar

Sementara itu, jasa pengendalian hama kembali membukukan kinerja dengan pendapatan melonjak 53,2 persen menjadi Rp33,7 miliar dari sebelumnya Rp22 miliar.

"Pengendalian hama menjadi segmen dengan kinerja paling menonjol dan tetap menjadi mesin pertumbuhan utama perseroan, mencatatkan salah satu
pertumbuhan tertinggi di Grup pada paruh ini," tuturnya.

Perseroan juga mencatatkan kenaikan margin kotor sebesar 34 persen hingga Juni 2026 seiring pertumbuhan beban pokok penjualan yang sedikit
lebih cepat dibandingkan pertumbuhan pendapatan.

Margin laba operasional juga meningkat menjadi 5,3 persen dari 3,7 persen pada semester I-2025, yang menunjukkan berlanjutnya peningkatan efisiensi operasional.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PSSI Ingatkan Timnas Indonesia Tak Cepat Puas usai Menang Lawan Kamboja
• 14 jam lalu
0
thumb
Klasemen Grup A Piala AFF 2026: Singapura Amankan Puncak, Timnas Indonesia Bikin Vietnam Ketar-ketir
• 21 jam lalu
0
thumb
BNPT bersama Menko Polkam Perkuat Kolaborasi Penanggulangan Ekstremisme
• 9 jam lalu
0
thumb
Membaca Langkah Catur Kaesang
• 15 jam lalu
0
thumb
Studi Ungkap Penyebab Sebagian Perokok Terhindar dari Kanker
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.