Pemerintah Irak Selidiki Serangan Drone Terhadap Sejumlah Fasilitas Minyak di Saudi

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD -- Juru Bicara Panglima Militer Irak Sabah al-Nauman menyampaikan bahwa Pemerintah Irak tengah menyelidiki upaya serangan pesawat nirawak (drone) terhadap sejumlah fasilitas minyak di Arab Saudi guna menindak tegas pihak-pihak yang bertanggung jawab. Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menuding kelompok pro-Iran di Irak melancarkan serangan terhadap fasilitas minyak di Provinsi Riyadh dan Provinsi Syarqiyah (Eastern Province) menggunakan drone.

"Pemerintah saat ini sedang mengkaji bukti maupun informasi yang ada dan, berdasarkan hasil penyelidikan, akan mengambil tindakan hukum terhadap siapa pun yang terbukti terlibat dalam serangan tersebut," ujar Sabah al-Nauman.

Baca Juga
  • Ma'ruf Amin Desak Gencatan Senjata Arab Saudi-Houthi, Usulkan Solusi Jembatan Dialog 4 Pilar
  • Lalu-Lintas di Selat Bab al-Mandab Turun Hingga 56 Persen Usai Houthi Blokade Kapal Arab Saudi
  • Houthi Bombardir Saudi Aramco di Kota Jizan dan Yanbu

Ia menekankan bahwa Pemerintah Irak berkomitmen teguh pada prinsip kehidupan bertetangga yang baik dan tidak akan membiarkan wilayah Irak digunakan sebagai jalur maupun basis komando bagi agresi apa pun terhadap negara-negara serumpun maupun negara sahabat.

"Pemerintah Irak tidak akan menoleransi setiap upaya yang merusak atau mencederai hubungan dengan Arab Saudi, dan akan terus bertindak untuk menjamin keamanan negara tersebut serta memperkuat kedaulatannya," kata al-Nauman.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sebelumnya, Kuwait juga dilaporkan telah berulang kali menuding Irak berupaya meluncurkan serangan dari wilayahnya. Dalam pernyataan pada Senin (27/7/2026), Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengatakan sistem pertahanan udaranya telah mencegat dan menghancurkan sejumlah drone yang diluncurkan dari wilayah Irak dan menargetkan fasilitas minyak di teritori kerajaan tersebut.

“Arab Saudi berhak untuk membela diri, wilayahnya, dan infrastruktur penting, serta memiliki hak untuk merespons pada waktu dan tempat yang tepat,” kata kementerian tersebut.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Danantara Ikut Rapat KSSK, Purbaya Sebut Tak Punya Hak Suara
• 6 jam lalu
0
thumb
Erick Thohir Pastikan Pemerintah Dukung Penuh Laga Chelsea vs AC Milan di Jakarta demi Dongkrak Ekonomi dan Promosi Indonesia
• 4 jam lalu
0
thumb
Rebranding Koperasi SMS Setjen DPD RI Dorong Tata Kelola Profesional
• 13 jam lalu
0
thumb
Selamat Datang SMAN 1 Tanjung Selor di Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional
• 6 jam lalu
0
thumb
Bupati Jeje Ancam Copot Pejabat yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Pemkab Bandung Barat
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.