Mulai 9 Agustus 2026, Dishub DKI Jakarta Sediakan Call Center Derek Gratis untuk Truk Mogok

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Layanan call center penderekan gratis tersebut merupakan solusi untuk mengatasi persoalan truk mogok.

Mulai 9 Agustus 2026, Dishub DKI Jakarta Sediakan Call Center Derek Gratis untuk Truk Mogok. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan meluncurkan layanan call center derek gratis mulai 9 Agustus 2026, sebagai upaya untuk mencegah kemacetan panjang imbas truk mogok di jalan.

Dalam rapat kerja bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta, Kadishub DKI Jakarta, Budi Awaludin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menggelar rapat bersama Kementerian Perhubungan membahas kemacetan horor di Jalan Cakung-Cilincing. 

Baca Juga:
Realisasi Pendapatan Daerah DKI Jakarta Capai 41 Persen dari Target Rp71,45 Triliun

Budi menyebut salah satu pemicu kemacetan horor itu karena adanya truk besar yang mogok di jalan.

"Kami baru saja juga rapat dengan Kemenhub, terkait kemacetan di jalur Cakung-Cilincing. Salah satu yang menyebabkan kemacetan itu adalah karena adanya truk dengan tonase yang besar yang mogok," kata Budi di ruang rapat Komisi B, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga:
Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu, Pemprov DKI Jakarta Akan Aktifkan TPS 3R

Budi lantas menyampaikan pihaknya akan menyediakan layanan call center penderekan gratis sebagai solusi untuk mengatasi persoalan truk mogok. Ia menyebut layanan tersebut akan diluncurkan pada 9 Agustus 2026.

"Lalu kami sampaikan juga kepada mereka bahwa kita akan memiliki call center terkait penderekan gratis, Pak. Namun baru diluncurkan pada tanggal 9 Agustus dan mereka mencatat tuh, Pak, nomor kita, dan itu akan dilakukan secara gratis untuk penderekan," tuturnya.

Baca Juga:
Pemprov DKI Jakarta Mau Terbitkan Obligasi Daerah, Purbaya Beri Tanggapan Begini

Budi menyebut layanan ini akan sangat membantu proses penderekan, khususnya untuk truk dengan tonase besar. Namun, yang menjadi kendala adalah, pihaknya saat ini hanya memiliki satu armada mobil derek yang ditempatkan di Jakarta Utara. 

"Namun, yang tentunya sangat disayangkan adalah kami hanya punya satu truk derek dengan tonase besar 40 ton. Itu hanya ada di Jakarta Utara, sedangkan lintasan untuk truk tonase besar ini ada di Timur dan juga ada di Barat," ucap dia. 

Oleh karenanya, Budi mengusulkan adanya penambahan armada derek agar layanan yang diberikan di lapangan bekerja maksimal.

"Nah, oleh karenanya, ya memang agar call center kami juga bisa membantu masyarakat dengan maksimal tentunya ya memang sangat perlu untuk tonase-tonase yang memang di atas 40," tandasnya.

(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Saat Penyintas TPPO Menenun Kembali Martabat yang Pernah Terkoyak
• 15 jam lalu
0
thumb
Debut Layar Lebar, Hyori Mika Bersyukur Main di Film Desember Jani
• 7 jam lalu
0
thumb
Jejak Pemain Argentina di Persib: Adrian Trinidad, Robertino, Jonatan Bauman, dan Kini Mariano Peralta
• 5 jam lalu
0
thumb
Setahun Full Penuh Hoki! 5 Zodiak Ini Bakal Raih Kekayaan, Kesuksesan hingga Juli 2027
• 18 jam lalu
0
thumb
Kasus Febrie Adriansyah, PBNU: Kejagung Jangan Surutkan Semangat Berantas Korupsi!
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.