Meski Ancaman Tsunami Dicabut, Gempa Jepang M 6,8 Guncang Wilayah Barat Daya, 60 Ribu Orang Mengungsi

disway.id
14 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Jepang dilanda gempa bumi berkekuatan M 6,8 setelah sebelumnya sempat M 7,1. 

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) awalnya melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 7,1 sebelum kemudian merevisinya menjadi magnitudo 6,8.

Perdana Menteri Sanae Takaichi mengatakan gempa kuat menyebabkan korban luka, pemadaman listrik, kebakaran, kerusakan jalan dan jembatan, serta bangunan runtuh.

Jepang pada Selasa mencabut peringatan tsunami yang sebelumnya dikeluarkan setelah gempa bumi kuat mengguncang Prefektur Kumamoto di wilayah barat daya negara itu dilansir dari Anadolu Ajansi.

BACA JUGA:Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Wilayah Pesisir Laut Sempat Dihantui Ancaman Tsunami

Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer pada pukul 16.27 waktu setempat (07.27 GMT), sekitar 5 kilometer di sebelah timur Kota Uto, Prefektur Kumamoto, menurut USGS.

Jaringan pemantauan seismik GEOFON Jerman juga sempat mengukur gempa tersebut bermagnitudo 6,4 sebelum merevisinya menjadi 6,8.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyatakan gempa tersebut mencapai intensitas 7 dalam skala seismik Jepang yang berkisar dari 0 hingga 7 di wilayah yang terdampak paling parah, sebagaimana dilaporkan NHK.

BACA JUGA:Shin Tae-yong Ungkit Nasib Eks Timnas Korsel dan Jepang Jelang Duel Persija Vs Persebaya

Menurut kantor berita Kyodo, gempa yang berpusat di Prefektur Kumamoto, Pulau Kyushu, mencatat intensitas maksimum 7 di wilayah Uki dan Hikawa, serta intensitas 6 atas di daerah sekitarnya.

Gempa juga tercatat berkekuatan intensitas 5 atas di Prefektur Kagoshima, serta intensitas 5 bawah di Prefektur Fukuoka dan Saga.

JMA memperingatkan bahwa gempa susulan yang kuat masih berpotensi terjadi selama sepekan ke depan, termasuk gempa dengan intensitas hingga 7, terutama dalam dua hingga tiga hari mendatang.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan gempa tersebut mengakibatkan korban luka, pemadaman listrik, kebakaran, kerusakan jalan dan jembatan, serta runtuhnya sejumlah bangunan.

Pusat Medis Komunitas Yatsushiro Utara melaporkan lebih dari 40 orang mengalami luka-luka.

Sementara itu, pemadaman listrik berdampak pada sekitar 48.000 rumah tangga di Prefektur Kumamoto.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
AHM TSC 2026: Teknisi Big Bike Wahana Makmur Sejati Tembus Posisi Runner Up
• 10 jam lalu
0
thumb
KAI Hadirkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah Bernuansa Budaya Indonesia-Gaya Hidup
• 21 jam lalu
0
thumb
Jadwal Siaran Langsung Piala Presiden 2026 Hari Ini di Indosiar: Port FC Vs Persija, PSMS Vs Persebaya
• 2 jam lalu
0
thumb
7 Amalan Setelah Shalat, Nomor 7 Disebut sebagai Dzikir Paripurna
• 19 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Pasar Bayat Klaten Hanguskan 24 Kios, Diduga Korsleting Listrik
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.