HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Terminal Petikemas New Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya keselamatan, keamanan, dan pengelolaan risiko di sektor kepelabuhanan melalui partisipasi aktif pada Maritime Safety International Conference 2026 (MASTIC) yang diselenggarakan pada 23–24 Juli 2026 di Kuta Paradiso Hotel, Bali.
MASTIC merupakan konferensi internasional yang digagas Laboratorium Keandalan dan Keselamatan Kapal ITS bersama Pusat Unggulan Iptek Keselamatan Kapal dan Instalasi Laut (PUI KEKAL). Forum ini menjadi ruang bertemunya para pakar dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil riset, berbagi pengalaman, sekaligus merumuskan solusi atas tantangan keselamatan dan keamanan maritim.
Konferensi internasional ini menjadi wadah strategis bagi para pemangku kepentingan sektor maritim, regulator, akademisi, praktisi, serta pelaku industri untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik dalam meningkatkan standar keselamatan pelayaran dan operasional kepelabuhanan yang berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) diwakili oleh Muh. Alif selaku Manager Teknik TPK New Makassar yang hadir untuk mengikuti rangkaian sesi konferensi, diskusi panel, serta pertukaran wawasan mengenai perkembangan terkini di bidang keselamatan maritim. Kehadiran perwakilan Pelindo merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat kompetensi sumber daya manusia sekaligus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung terciptanya ekosistem maritim yang aman, andal, dan berdaya saing.
“Hadir sebagai panel diskusi mewakili Pelindo mempresentasikan Vision Guided System (VGS): A Computer Vision-Based Dual-Layer Safety Architecture for Rubber Tyred Gantry Lateral Deviation Control in Container Terminal Operations merupakan pengalaman yang luar biasa,” ujar M. Alif.
Selama dua hari pelaksanaan konferensi, para peserta memperoleh berbagai materi terkait implementasi budaya keselamatan (safety culture), manajemen risiko, kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat, transformasi digital dalam aspek keselamatan maritim, hingga strategi peningkatan keselamatan operasional di lingkungan pelabuhan dan pelayaran.
Keikutsertaan Pelindo dalam forum internasional ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan melalui adopsi praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan di berbagai negara. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh akan menjadi referensi dalam mendukung peningkatan standar keselamatan kerja, kualitas layanan, serta pengelolaan operasional pelabuhan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Konferensi ini menerima banyak usulan naskah publikasi dari calon pemakalah, namun setelah evaluasi yang sangat ketat, hanya sekitar 100 publikasi saja yang dipertimbangkan dapat dipresentasikan, dari sekitar 140 paper yang diusulkan,” ungkap Dr. I Manik Sukanegara, Ketua Panitia MASTIC 2026.
Melalui partisipasi dalam Maritime Safety International Conference 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya sistem transportasi laut yang aman, efisien, dan berstandar internasional. Pelindo juga akan terus mendorong penguatan budaya keselamatan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan kepelabuhanan yang unggul serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. (*)






Komentar (0)