Hari Koperasi ke-79, Pemkot Kediri Fokus Tingkatkan Kualitas 235 Koperasi Aktif

beritajatim.com
8 jam lalu
Cover Berita

Ringkasan Berita

Kediri (beritajatim.com) – Koperasi aktif Kota Kediri saat ini tercatat sebanyak 235 unit. Meski jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, Pemerintah Kota Kediri menegaskan kondisi itu merupakan bagian dari proses penyehatan kelembagaan agar koperasi menjadi lebih sehat, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin saat membuka Sarasehan Perkoperasian dalam rangka Hari Koperasi ke-79 di Auditorium Perpustakaan UIN Syekh Wasil Kediri, Selasa (28/7/2026).

Berdasarkan data Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Kediri, jumlah koperasi aktif yang kini mencapai 235 unit merupakan hasil pembenahan kelembagaan untuk mewujudkan tata kelola yang lebih baik dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Gus Qowim menegaskan bahwa koperasi sejak awal berdiri bukan hanya badan usaha, tetapi juga gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan semangat gotong royong.

Menurutnya, di tengah persaingan ekonomi global yang semakin kompetitif dan cenderung individualistis, nilai-nilai koperasi justru semakin relevan sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang berkeadilan.

“Yang kita kejar bukan sekadar jumlah koperasi, tetapi kualitas koperasi yang sehat, profesional, transparan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kota Kediri mendorong berbagai langkah strategis, mulai dari memperkuat tata kelola kelembagaan, mempercepat transformasi digital, memperluas kolaborasi dengan pelaku UMKM, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, hingga membangun jejaring kemitraan yang lebih luas.

Gus Qowim juga mengajak seluruh perguruan tinggi di Kota Kediri mengambil peran lebih besar dalam membangun ekosistem koperasi yang modern dan berdaya saing.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki potensi besar melalui riset, inovasi, dan sumber daya manusia yang dapat bersinergi dengan koperasi. Mahasiswa dapat menghadirkan inovasi digital, dosen memberikan pendampingan manajemen usaha, sementara pusat penelitian mengembangkan model koperasi modern yang sesuai dengan tantangan zaman.

“Kami percaya apabila pemerintah, koperasi, pelaku UMKM, dunia pendidikan, perbankan, dan seluruh elemen masyarakat berjalan bersama, maka Kota Kediri akan memiliki fondasi ekonomi rakyat yang semakin kokoh,” tuturnya.

Sarasehan Perkoperasian tersebut menjadi ruang diskusi sekaligus refleksi mengenai peran strategis koperasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Kegiatan juga dihadiri Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Kediri Eko Lukmono Hadi, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri Wahidul Anam, perwakilan Universitas Nusantara PGRI (UNP), Dekopinda Kota Kediri, Kadin Kota Kediri, Kepala Cabang BSI Kediri Bachtiar Wijaya, serta para narasumber dan tamu undangan.

Melalui momentum Hari Koperasi ke-79, Pemerintah Kota Kediri berharap koperasi tidak hanya bertambah secara jumlah, tetapi juga semakin kuat dari sisi kelembagaan, tata kelola, pemanfaatan teknologi, serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di daerah. [nm/beq]


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Solar Menjauh dari Nelayan Kecil, BBM Khusus Disiapkan untuk Kapal Besar
• 13 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming Piala Presiden Selasa 28 Juli: Tampines vs Arema, DPMM vs Persib
• 16 jam lalu
0
thumb
Sikap Orang Dewasa yang Muncul karena Merasa Dikucilkan saat Kecil Menurut Psikologi
• 10 jam lalu
0
thumb
IMAX Dedikasikan Mayoritas Layar di China Demi ‘The Odyssey’, Optimistis Bakal Laris Manis
• 15 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Uji Coba Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Merah Putih
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.