JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman angkat bicara perihal dirinya yang kini tidak memiliki Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) setelah Sudaryono dirotasi ke posisi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Pasalnya, hingga saat ini, posisi Wamentan masih dibiarkan kosong oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Oh, belum ada ya? Oh iya. Kita apa keputusan Bapak Presiden itu terbaik bagi kami," ujar Amran di Istana, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Baca juga: Permindo: Posisi Wamentan Harus Profesional yang Paham Persoalan Peternak
Amran menekankan, keputusan Prabowo adalah yang terbaik, sehingga apapun keputusan Kepala Negara diterima oleh Kementan.
"Kami wakil menteri, apa yang diberikan Bapak Presiden itu terbaik bagi Kementerian Pertanian. Terima kasih," imbuhnya.
Baca juga: Prabowo Belum Bahas Pengganti Wamentan, Istana: Baru Kosong Sehari
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menjadi kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri.
"Bapak Presiden memutuskan pengganti kepala BGN adalah Bapak Sudaryono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Baca juga: Sudaryono Ditunjuk Jadi Kepala BGN, Posisi Wamentan Kosong
Prasetyo menjelaskan, Sudaryono dipilih karena sejak awal mengikuti program Makan Bergizi Gratis sejak masih dalam konsep hingga dilahirkan.
Sudaryono juga sejak awal juga dinilai mengikuti, berdiskusi, menggagas dan menkonsep pelaksanaan teknis MBG sebagai Wamentan.
"Badan Gizi Nasional yang kegiatannya memberikan Makan Bergizi Gratis itu tidak pernah lepas dari tugas beliau di Kemnterian Pertanian karena bagaimanapun juga, sumber-sumber bahan baku, sumber-sumber bahan pangan Makan Bergizi Gratis itu di-support dan ditopang dalam ekosistem oleh Kementerian Pertanian," kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Komentar (0)