Wabup Gowa Dukung Kolaborasi HNSI Kembangkan Potensi Nelayan dan Wisata untuk Tingkatkan PAD

terkini.id
54 menit lalu
Cover Berita

Terkini, Gowa – Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menerima audiensi pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Gowa di Ruang Rapat Wakil Bupati Gowa, Selasa (28/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas berbagai aspirasi nelayan serta peluang pengembangan sektor perikanan dan pariwisata yang dinilai mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gowa.

Dalam kesempatan itu, pengurus HNSI Gowa memaparkan sejumlah program yang akan dijalankan.

Di antaranya penyelenggaraan lomba perahu sebagai upaya mengangkat sejarah dan budaya maritim Kabupaten Gowa, hingga usulan pembangunan kawasan sandar kapal nelayan yang lebih luas dan terpusat agar aktivitas nelayan semakin tertata sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru.

Dewan Penasehat HNSI Gowa, Dr. Indro Cahyo, mengatakan pihaknya juga mengusulkan penataan kawasan pesisir dan bantaran Sungai Jeneberang serta Barombong menjadi destinasi wisata baru yang terintegrasi.

Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat aktivitas wisata berbasis masyarakat.

“Banyak titik penyeberangan seperti di Barombong maupun Sungai Jeneberang yang berpotensi dikembangkan menjadi dermaga kuliner dan kawasan wisata. Ke depan juga direncanakan penghijauan di sepanjang sempadan sungai agar kawasan tersebut semakin menarik dan ramai dikunjungi masyarakat,” ujar Indro.

Selain itu, HNSI Gowa juga mengusulkan pengembangan tiga pulau buatan di kawasan Danau Mawang sebagai destinasi wisata baru yang diharapkan mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menyampaikan apresiasi atas inisiatif HNSI dalam mendorong pemanfaatan potensi daerah.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Gowa pada prinsipnya mendukung setiap program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan berpotensi meningkatkan PAD, selama sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

“Pada prinsipnya kami mendukung harapan dan masukan dari HNSI. Diskusi seperti ini penting agar setiap program dapat dikaji bersama. Memang selama ini Gowa belum menjadikan sektor kelautan sebagai sumber utama PAD, tetapi masih banyak potensi lain yang bisa dikembangkan,” kata Darmawangsyah.

Meski demikian, ia mengingatkan agar setiap rencana pengembangan disusun secara realistis dan melalui koordinasi dengan instansi terkait, khususnya Dinas Perikanan Kabupaten Gowa.

Pasalnya, beberapa lokasi yang diusulkan berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang sehingga membutuhkan sinergi lintas lembaga.

Darmawangsyah juga mendorong HNSI untuk memperkuat komunikasi dengan Dinas Perikanan, termasuk menjajaki pemanfaatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Bontomarannu serta peluang kerja sama pengelolaan Balai Benih Ikan (BBI) milik Pemerintah Kabupaten Gowa.

Ia berharap program-program yang dijalankan HNSI dapat diprioritaskan pada kegiatan yang memiliki dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, khususnya melalui pengembangan potensi wisata di kawasan Danau Mawang, Sungai Jeneberang, dan Barombong.

Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris DPD HNSI Sulawesi Selatan Indar Wijaya, Wakil Ketua DPC HNSI Gowa Bahtiar Abdullah, A. Makkarateng, S.St.Pi, serta perwakilan organisasi perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Skandal Amplop Raja Juli, KPK Menduga Bupati Kuansing Siapkan 46.500 Dolar Singapura untuk Menhut
• 9 jam lalu
0
thumb
BPKH Raih Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut, Janjikan Dana Haji Tetap Aman
• 19 jam lalu
0
thumb
Polisi Bongkar Sindikat Buzzer dan Penyebar Hoaks, 8 Orang Dijerat Tersangka
• 19 jam lalu
0
thumb
Perry Warjiyo Mundur! Jabatan Gubernur BI Diisi Sementara oleh Deputi Senior
• 15 jam lalu
0
thumb
Dedi Mulyadi Adakan Sayembara Tangkap Begal Dapat Rp50 Juta, Wamendagri Bilang Begini
• 54 menit lalu
0
Berhasil disimpan.