OJK Incar Tokenisasi RWA Jadi Mesin Baru Pembiayaan UMKM

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya digitalisasi sektor keuangan guna memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di kawasan Indonesia Timur. Salah satu inovasi yang didorong adalah pemanfaatan tokenisasi Real World Assets (RWA) sebagai alternatif pendanaan bagi rantai pasok komoditas unggulan daerah.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) OJK Adi Budiarso mengatakan tokenisasi tidak hanya dapat diterapkan pada aset bernilai besar, tetapi juga berpotensi mendukung pembiayaan sektor riil, mulai dari petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga distributor dan eksportir.

"Pendalaman pasar keuangan digital tidak boleh dipahami sebagai proyek teknologi semata, tetapi harus menjadi bagian dari pembangunan ekonomi regional dan nasional. Targetnya bukan sekadar seberapa banyak inovasi yang dihasilkan, melainkan seberapa besar manfaatnya dalam memperluas akses pembiayaan, meningkatkan inklusivitas, memperkuat efisiensi intermediasi sektor keuangan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat," ujar Adi dalam Focus Group Discussion (FGD) di Makassar, Senin (27/7/2026).

Menurut Adi, perkembangan teknologi keuangan membuka peluang baru bagi pelaku UMKM untuk memperoleh sumber pendanaan yang lebih efisien dan inklusif. OJK menilai tokenisasi dapat diterapkan pada berbagai aset dan aktivitas ekonomi, seperti resi gudang beras, produksi kakao, kontrak pembelian komoditas, hingga pembiayaan infrastruktur daerah.

Ia menambahkan, sejumlah model bisnis berbasis aset digital telah memasuki tahap implementasi setelah lolos dari Regulatory Sandbox OJK. Beberapa di antaranya meliputi tokenisasi emas, tokenisasi Surat Utang Negara melalui Kontrak Pengelolaan Dana (KPD), tokenisasi manfaat kepemilikan properti, penerbitan stablecoin rupiah, serta layanan kustodian aset keuangan digital nonperdagangan.

Selain mendorong inovasi, OJK juga mengembangkan Program Pengembangan Ekosistem Keuangan Daerah sebagai upaya mendukung agenda pembangunan ekonomi di berbagai wilayah.

"Kami tidak ingin menduplikasi program pemerintah. OJK ingin membangun ekosistem sektor keuangan yang mendukung agenda pembangunan daerah, termasuk penguatan ekonomi kreatif, hilirisasi, dan pengembangan ekonomi daerah," kata Adi.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, digitalisasi keuangan dapat menjadi pendorong baru pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur apabila diiringi peningkatan literasi dan pendampingan bagi pelaku UMKM.

"Forum ini bukan sekadar diskusi, tetapi momentum untuk menyatukan visi, memperkuat sinergi, dan membangun langkah nyata agar digitalisasi keuangan menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur," ujar Fatmawati.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan agar lebih mudah memperoleh akses pembiayaan formal serta mampu memperluas pasar melalui ekosistem digital.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Mochamad Muchlasin mengungkapkan perekonomian Sulawesi Selatan pada triwulan I 2026 tumbuh 6,88%, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61%.

Menurutnya, pengembangan ekonomi daerah ke depan akan difokuskan pada hilirisasi, peningkatan inklusi keuangan, penguatan koordinasi antarlembaga jasa keuangan, pendampingan pelaku usaha, serta peningkatan kapasitas UMKM.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kebutuhan Kedelai RI Capai 2,6 Juta Ton, Produksi Baru Penuhi 8,14 Persen
• 18 jam lalu
0
thumb
Bapanas Perkuat Intervensi Pasar Jaga Ketersediaan dan Harga Beras Premium
• 19 jam lalu
0
thumb
SInyal Kenaikan Suku Bunga Jepang di Tengah Tekanan Inflasi
• 7 jam lalu
0
thumb
Petani Tembakau Sumenep Berharap Harga Tembus Rp100 Ribu per Kg saat Panen 2026
• 11 jam lalu
0
thumb
Kemkomdigi siap berkolaborasi dengan MCH cetak talenta muda Makassar
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.