Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan Polda Riau Jadi Living Lab Green Policing

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Pekanbaru -

Polri mengapresiasi pembentukan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan di Polda Riau. Langkah strategis ini menjadikan Polda Riau sebagai living laboratory Green Policing nasional.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan melalui wadah akademik ini, pengalaman operasional kepolisian di lapangan kini dipadukan secara sistematis dengan riset ilmiah guna menjawab berbagai tantangan kejahatan lingkungan.

"Pembentukan pusat studi ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem ilmu kepolisian nasional yang kini didukung oleh jejaring puluhan pusat studi di berbagai perguruan tinggi. Kehadirannya diharapkan mampu memperkaya kajian Green Policing sekaligus menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan, pendidikan kepolisian, serta penguatan evidence-based policing," ujar Irjen Johnny Isir, dikutip dari Instagram Divisi Humas Polri, Selasa (28/7/2026).

Karakteristik geografis Provinsi Riau yang didominasi kawasan lahan gambut serta tantangan berulang seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadikan wilayah ini memiliki posisi tawar yang unik secara akademis maupun praktis. Irjen Jhonny Isir menilai Riau sangat potensial menjadi 'living laboratory' (laboratorium hidup) bagi penerapan Green Policing.

Di sinilah teori, kebijakan, dan praktik penegakan hukum berbasis lingkungan diuji langsung dalam skala riil.

Baca juga: Komjen Chryshnanda: Green Policing Polda Riau Bukti Polri Penjaga Peradaban

"Kehadiran pusat studi di Riau diharapkan memperkaya kajian Green Policing sekaligus menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan, pendidikan kepolisian, serta penguatan evidence-based policing," imbuhnya.

Pendekatan Green Policing melalui pusat studi ini tidak dapat berjalan sendiri. Polri menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak yang melibatkan kepolisian, akademisi, pemerintah daerah, LSM, hingga masyarakat lokal.

Dengan memperkuat perlindungan lingkungan, Polri meyakini bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga akan terjaga secara berkelanjutan.

"Melalui kolaborasi antara Polri, akademisi, pemerintah, dan masyarakat, pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan lingkungan sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," pungkas Jhonny Isir.

Baca juga: Green Policing Polda Riau Bakal Jadi Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan




(mea/dhn)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BPKH raih WTP 8 kali beruntun, dana kelolaan tembus Rp180 triliun
• 4 jam lalu
0
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 9 jam lalu
0
thumb
Resmikan Monumen Kudatuli, Megawati Titipkan Nilai Keyakinan dan Keberanian
• 19 jam lalu
0
thumb
Bahrain dan Kuwait Diam-diam Serang Iran, Jet Tempur Bombardir Fasilitas Drone dan Rudal
• 22 jam lalu
0
thumb
Jaksel Tanam Padi di 1.200 Galon Bekas, Lahan Sempit Disulap Jadi Sawah
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.