JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan aparat gabungan TNI-Polri masih disiagakan menjaga ketat kawasan Matraman Dalam, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat hingga Selasa (28/7/2026) usai bentrokan maut.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyebutkan bahwa penjagaan ini masih terus dilakukan untuk memastikan situasi di lokasi benar-benar aman dan kondusif bagi masyarakat sekitar.
"Masih, masih (berjaga). Belum ada pencabutan personel. Masih nunggu situasi yang memungkinkan untuk dicabut pasukannya," ujar Erlyn saat dihubungi melalui panggilan telepon, Selasa.
Baca juga: 2 Kelompok Bentrok di Menteng Jakpus Sepakat Damai, Minta Proses Hukum Tetap Lanjut
Erlyn mengungkapkan, total ada 285 personel keamanan gabungan yang dikerahkan untuk bersiaga di kawasan Menteng pada hari ini.
KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo Kawasan Jalan Matraman Dalam, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat yang sempat menjadi titik bentrokan maut antarkelompok warga terpantau masih dijaga ketat oleh aparat keamanan gabungan pada Selasa (28/7/2026).
Ratusan personel itu terdiri dari satu kompi Korps Brimob dari kepolisian, serta satu kompi dari TNI AD, dan sejumlah pasukan Satpol PP.
Erlyn mengatakan, terdapat penebalan jumlah pasukan hari ini dari jumlah pengamanan pada Senin (27/7/2026) lalu.
Penebalan itu terdapat di jumlah personel yang diterjunkan TNI AD.
"Jadi satu kompi Brimob, satu kompi juga TNI, jadi ada penambahan. Kemarin kan TNI satu peleton saja, hari ini satu kompi, dan ada Satpol PP juga," jelas Erlyn.
Baca juga: Pramono Minta Warga Tetap Tenang dan Tak Terprovokasi Usai Bentrokan Maut di Menteng
Kepolisian pun memastikan akan terus memantau dinamika dan perkembangan situasi di masyarakat.
"Kami masih mengantisipasi situasi supaya tetap aman, semoga kalau misal sudah benar-benar aman ya bisa penarikan pasukan, tetapi sementara masih untuk antisipasi," tutupnya.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, sejumlah kendaraan operasional dan truk pengangkut personel kepolisian dari Korps Brimob berwarna hitam tampak disiagakan dan terparkir berjejer memakan sebagian bahu jalan.
Beberapa personel kepolisian maupun TNI berseragam juga terlihat berdiri bersiaga di sekitar deretan truk taktis tersebut.
Selain pengerahan pasukan dari pihak kepolisian, aparat TNI juga turut disiagakan di lokasi untuk membantu pengamanan.
Sebuah truk militer berwarna hijau bertuliskan "Yon Arhanud" yang diparkir di tepi jalan di samping Masjid Jami' Matraman.
Baca juga: Apa Pemicu Awal Perselisihan Sebelum Bentrokan Maut di Menteng?
Komentar (0)