Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat menyusun peta jalan pasar karbon guna membangun ekonomi hijau, serta membuka peluang pembiayaan pembangunan berbasis penyerapan emisi.
Menurut Bupati Bogor Rudy Susmanto, langkah ini merupakan strategi mengoptimalkan potensi perdagangan karbon dari berbagai program penghijauan yang terus berjalan.
Advertisement
“Fokus kami membangun sistem penanaman yang terdata dan berkelanjutan. Potensi perdagangan karbon melalui IDX Carbon merupakan nilai tambah yang bisa dikembangkan pada masa mendatang,” kata Bupati Rudy, melansir Antara, Selasa, (28/7/2026).
Pembahasan peta jalan ini melibatkan PT TUV Rheinland Indonesia yang memaparkan mekanisme perdagangan karbon nasional via IDX Carbon dan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK).
Kabupaten Bogor dinilai berpotensi menerapkan Community Based Tree Planting Carbon Program untuk mendulang nilai ekonomi dari hasil penyerapan emisi karbon berbasis masyarakat.





Komentar (0)