Matthew Baker mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda yang menjalani debut bersama Tim Nasional (Timnas) Indonesia senior. Bek berusia 17 tahun tersebut tampil untuk pertama kalinya saat Indonesia menghadapi Oman dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 5 Juni 2026. Debut tersebut sekaligus memecahkan rekor pemain termuda yang pernah tampil bersama Timnas Indonesia senior.
Pemain kelahiran Melbourne, Australia, itu sebelumnya sempat mendapat panggilan mengikuti pemusatan latihan Timnas Australia U-17. Namun, ia memutuskan tetap membela Indonesia, negara asal ibunya yang berdarah Batak. Keputusan tersebut membuat namanya semakin dikenal sebagai salah satu talenta muda yang memilih membangun karir internasional bersama skuad Garuda.
Profil Matthew Baker dan Latar Belakang KeluarganyaMatthew Baker, yang nama resminya adalah Mathew Ryan Baker, lahir di Melbourne, Australia, pada 13 Mei 2009. Ia memiliki ayah berkewarganegaraan Australia, sementara ibunya berasal dari Jakarta dan merupakan keturunan Batak bermarga Sitorus. Latar belakang keluarga tersebut membuat Baker memenuhi syarat untuk memperkuat Australia maupun Indonesia di level internasional.
Baker mulai mengenal sepak bola sejak usia dini di Australia. Ia mengawali pembinaan di Malvern City sebelum melanjutkan perkembangan bersama Box Hill United. Penampilannya kemudian menarik perhatian Melbourne City yang merekrutnya ke dalam sistem pembinaan pemain muda pada 2021. Sejak saat itu, ia terus berkembang sebagai salah satu pemain muda yang mendapat perhatian di lingkungan klub.
Di atas lapangan, Baker berposisi utama sebagai bek kiri. Selain itu, ia juga mampu dimainkan sebagai bek tengah ketika dibutuhkan. Kemampuannya bermain di lebih dari satu posisi membuatnya beberapa kali dipercaya mengisi peran berbeda, baik di level klub maupun tim nasional kelompok usia.
Perjalanan Matthew Baker bersama Timnas Indonesia dimulai dari kelompok usia muda. Ia mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia U-16 dan tampil pada ASEAN U-16 Boys Championship 2024. Penampilan yang konsisten membuatnya terus memperoleh kepercayaan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17 hingga U-19.
Di tengah perkembangan karirnya, Baker sempat dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Australia U-17 pada Agustus 2024. Meski memiliki kesempatan membela negara kelahirannya, ia memilih tetap berkomitmen kepada Indonesia. Keputusan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan karier internasionalnya karena menunjukkan pilihannya untuk membela Merah Putih sejak usia muda.
Penampilan bersama tim kelompok usia kemudian membuka jalan menuju skuad senior. Pelatih John Herdman memasukkan nama Baker dalam daftar pemain Timnas Indonesia untuk agenda FIFA Matchday pada Juni 2026. Kesempatan itu berujung pada debutnya saat Indonesia menghadapi Oman di SUGBK pada 5 Juni 2026.
Dalam pertandingan tersebut, Baker masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-80. Penampilan singkat itu tetap memiliki arti besar karena membuatnya resmi menjadi pemain termuda yang pernah menjalani debut bersama Timnas Indonesia senior. Pencapaian tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan karirnya sekaligus menambah daftar pemain muda yang berhasil menembus tim nasional senior.
Di usia yang masih 17 tahun, Matthew Baker telah mengoleksi pengalaman bersama beberapa kelompok usia Timnas Indonesia. Ia merupakan pemain keturunan Indonesia-Australia yang memilih memperkuat Indonesia meski memiliki peluang membela Australia. Keputusan tersebut menjadi salah satu alasan namanya banyak diperbincangkan sejak tampil bersama Garuda Muda hingga akhirnya menjalani debut di level senior.
Selain dikenal karena pilihan karier internasionalnya, Baker juga memiliki kemampuan bermain di lebih dari satu posisi di lini belakang. Fleksibilitas tersebut membuatnya beberapa kali dipercaya mengisi kebutuhan tim sesuai strategi pelatih. Pengalaman berlatih dan bermain di lingkungan sepak bola Australia juga menjadi bekal berharga dalam perkembangan permainannya.
Debut bersama Timnas Indonesia senior pada usia 17 tahun menjadi pencapaian terbesar Baker sejauh ini. Catatan tersebut menempatkannya sebagai pemain termuda yang pernah tampil bersama Timnas Indonesia senior. Dengan usia yang masih muda, Baker masih memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan dan menambah pengalaman di level klub maupun tim nasional pada tahun-tahun mendatang.





Komentar (0)