China Mulai Produksi Mesin Pembuat Chip, Tantang Dominasi Barat

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

China mulai memproduksi mesin litografi ultraviolet dalam (DUV) imersi yang dikembangkan di dalam negeri.

China Mulai Produksi Mesin Pembuat Chip, Tantang Dominasi Barat. (Foto:

IDXChannel - China mulai memproduksi mesin litografi ultraviolet dalam (DUV) imersi yang dikembangkan di dalam negeri.

Dilansir dari The Information pada Selasa (28/7/2026), produksi alat pembuat chip tersebut selama ini didominasi oleh perusahaan teknologi ASML asal Belanda.

Baca Juga:
Ekonomi Korea Selatan Tumbuh 3,7 Persen pada Kuartal II-2026, Didorong Ekspor Chip

Menurut sejumlah sumber, mesin litografi DUV tersebut akan dikirimkan kepada produsen chip terkemuka China paling cepat tahun ini.

Produsen chip China yang akan menerimanya antara lain Semiconductor Manufacturing International Corp, Hua Hong Semiconductor, dan ChangXin Memory Technologies.

Baca Juga:
Bursa Asia Kompak Merah, Kospi Anjlok 7 Persen Tertekan Aksi Jual Saham Produsen Chip

Produksi mesin DUV ini akan terbatas pada tahap awal, sekitar lima tahun ini dan sekitar 20 pada 2027. Para sumber enggan mengungkap perusahaan di balik mesin DUV tersebut karena isunya sensitif.

Laporan ini membuat saham ASML turun sigifikan. Saham terkait lainnya juga mengalami hal serupa.

Baca Juga:
Saham Produsen Chip CXMT Meroket 465 Persen usai IPO di Bursa Shanghai

Menurut para sumber, kualitas mesin buatan China masih tertinggal dari produk ASML. Perusahaan Belanda itu juga masih mendominasi produksi mesin litografi ultraviolet ekstren (EUV) yang lebih canggih.

Mesin DUV imersi, yang mencetak pola sirkuit ke wafer silikon, adalah alat litografi paling canggih yang tersedia bagi pembuat chip China setelah Barat menghentikan ekspor sistem litografi EUV.

China juga sedang mengembangkan mesin EUV domestik, meskipun masih dalam tahap prototipe. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mitchell Baker Jadi Senjata Baru! Ini Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
• 23 jam lalu
0
thumb
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.070 per Dolar AS pada Perdagangan Selasa Pagi
• 3 jam lalu
0
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 8 jam lalu
0
thumb
BGN Pastikan MBG Tetap Disalurkan meski 833 Dapur SPPG Di-suspend Permanen
• 19 jam lalu
0
thumb
Arus Bongkar Muat Pelabuhan Makassar Meningkat Signifikan di Semester I 2026
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.