EtIndonesia.com Setelah menghabiskan hampir 8 bulan di Stasiun Luar Angkasa Internasional, sekelompok astronot AS dan Rusia berhasil kembali ke Bumi pada Minggu (26/7/2026). Hal ini secara resmi menandai berakhirnya misi luar angkasa yang berlangsung selama 241 hari tersebut.
Pesawat luar angkasa Soyuz MS-28 perlahan melepaskan sambungannya dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional, dan disertai dengan penyalaan mesin pada titik pemisahan pertama, secara resmi memulai perjalanan kembali ke Bumi.
Pesawat luar angkasa itu meluncur di tengah kegelapan antariksa, dengan Bumi yang biru membentang di bawahnya, sementara Stasiun Luar Angkasa Internasional di belakangnya perlahan menyusut menjadi titik cahaya.
Pada Minggu, pesawat tersebut mendarat dengan selamat di kawasan yang telah ditentukan di Zhezkazgan, Kazakhstan, menandai berakhirnya misi tinggal di luar angkasa selama 241 hari bagi ketiga astronot tersebut.
Mereka yang kembali kali ini meliputi astronot NASA asal Amerika Serikat, Chris Williams, serta astronot Rusia, Sergei “Kud” Svirchkov dan Sergei Mikayev.
Sehari sebelum kepulangan tersebut, serah terima komando di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) juga telah selesai. Astronot NASA Jessica Meir secara resmi mengambil alih jabatan komandan dari Kud Svirchkov, menandai dimulainya resmi Ekspedisi ke-75.
Sumber : NTDTV.com






Komentar (0)