JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya membantah isu terkait dugaan penembakan terhadap ajudan dari mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks.
"Kalau itu ada informasi jelas, sejauh ini kami sudah mengonfirmasi dengan Kasat Reskrim Jakarta Selatan itu adalah hoaks," kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Baca Juga: Soal Emas di Rumah Febrie, Eks Kabaresrim dan Eks Wakil Ketua KPK Sorot Potensi Suap dan Pemerasan
Sebelumnya, isu ajudan eks Jampidsus Febrie diduga ditembak beredar di media sosial. Isu tersebut beredar usai pihak kepolisian tengah menyelidiki kematian seorang pria bernama Sutrimo.
Sutrimo diketahui ditemukan tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans.
"Namun, pihak rumah sakit menerangkan bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (26/7).
Ihwal peristiwa itu, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.
Selain itu, pendalaman juga dilakukan dengan memeriksa rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, serta mendalami mengenai lokasi awal ditemukannya almarhum.
Sementara saat ditanya terkait kabar korban merupakan Kepala Urusan Rumah Tangga (Karumga) Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung), Budi menyebut, hal itu tengah didalami.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV/Antara.
- polisi
- polda metro jaya
- isu ajudan febrie ditembak
- eks jampidsus febrie adriansyah
- hoaks






Komentar (0)