30 Tahun Kudatuli dan Harapan Megawati agar Aparat Tetap Profesional

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli pada tahun ini tampak berbeda dari biasanya, PDI-P secara khusus menggelar peringatan peristiwa tersebut selama dua hari berturut-turut.

Pada puncak peringatan yang digelar Senin (27/7/2026), Ketua Umum DPP PDI-P, Megawati Soekarnoputri, meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di halaman Kantor DPP PDI-P, Menteng, Jakarta.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Monumen Kudatuli ini atau peristiwa 27 Juli pada 30 tahun yang lalu, saya resmikan,” ucap Megawati sesaat menjelang meresmikan monumen, Senin.

Baca juga: Megawati Tak Pernah Lupakan Tragedi Kudatuli, Tak Ingin Terjadi Lagi

Dalam pidatonya, Megawati mengaku tak pernah lupa dengan peristiwa penyerangan kantor PDI oleh kubu pendukung Soerjadi yang terjadi 30 tahun silam.

“Termasuk yang namanya tanggal 27 Juli tahun 1996. Saya tidak pernah dapat melupakan,” kata Megawati.

Megawati meyakini bahwa suatu saat kebenaran sejarah akan terungkap.

Keyakinan tersebut ia yakini bersama dengan ketiga unsur lainnya yakni keteguhan, keberanian, dan kesabaran revolusioner.

“Kesemuanya yang empat itu menyatu dalam sebuah keyakinan yang kental, bahwa kebenaran pada akhirnya akan menang,” ucap Megawati.

Baca juga: Resmikan Monumen Kudatuli, Megawati: Kebenaran pada Akhirnya Akan Menang

Ia juga mengutip sebuah frasa dalam bahasa Sansekerta Satyam Eva Jayate yang berarti kebenaran pada akhirnya akan menang.

“Bahwa apa pun juga, biar ditindas, biar mau dihilangkan melalui orang-orang atau melalui juga politik dan lain sebagainya, tetap saya yakin kebenaran pada akhirnya akan menang.”

Kenang cita-cita Bung Karno

Megawati turut mengapresiasi patung monumen yang dibuat oleh seniman Dolorosa Sinaga.

Menurutnya, Dolorosa berhasil dalam menggambarkan hasil kontemplasi dirinya selama ini.

“Secara khusus saya mengucapkan terima kasih kepada seniwati yang saya kenal dengan baik. Saya memanggilnya Mbak Dolorosa Sinaga, yang telah menggambarkan dengan baik terhadap apa yang saya kontemplasikan selama ini,” kata Megawati sebelum meresmikan monumen.

Baca juga: Megawati Sebut Monumen Kudatuli Hasil Kontemplasinya Kenang Cita-cita Soekarno

Dalam kontemplasinya, Megawati mengatakan bahwa dirinya selalu berpikir, merenung, dan berdoa agar negara yang dicita-citakan Soekarno dapat terwujud.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Saya selalu berdoa, mengatakan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, kapankah akan berdiri keadaan Republik Indonesia yang dicita-citakan oleh bapak saya menjadi sebuah negara yang mandiri, yang kaya raya, rakyatnya hidupnya sejahtera, aman, dan sentosa?” ujarnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tak Hanya Jaga Kedaulatan, TNI Kini Bantu Ketahanan Pangan
• 19 jam lalu
0
thumb
Maarten Paes Angkat Topi untuk Mitchell Baker usai Hattrick ke Gawang Kamboja di Piala AFF 2026: Kerja Bagus Anak Muda!
• 3 jam lalu
0
thumb
Netanyahu Vs Mamdani Kian Panas, "Perang Terbuka" Segera Pecah
• 15 jam lalu
0
thumb
Kejagung Periksa 9 Saksi di Kasus Dugaan TPPU Eks Jampidsus Febrie
• 19 jam lalu
0
thumb
Mulai Pekan Depan, Publik Bisa Pantau Menu MBG Secara Online
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.