Diplomasi Pertahanan Jembatan Perdagangan

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

Oleh: ANDI KILLANG
CEO & Founder MALACCA Institute

Rencana Kementerian Pertahanan RI menjajaki pengadaan helikopter Leonardo AW149 melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) patut dipandang lebih dari sekadar langkah modernisasi alutsista.

Kerja sama ini mencerminkan makin luasnya ruang kolaborasi strategis antara Indonesia dan Italia yang berpotensi memberikan manfaat bagi sektor pertahanan, perdagangan, investasi, industri, dan ekonomi jasa.

Dalam perspektif ekonomi internasional, kemitraan seperti ini dapat menjadi katalis bagi peningkatan investasi asing langsung (FDI), transfer teknologi, pengembangan industri pendukung, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan rantai pasok industri nasional.

Apabila disertai alih pengetahuan dan peningkatan kapasitas industri dalam negeri, manfaatnya dapat dirasakan jauh melampaui sektor pertahanan.

Bagi dunia usaha, hubungan bilateral Indonesia–Italia juga membuka peluang baru bagi pengembangan ekspor-impor, pariwisata, ekonomi kreatif, serta promosi produk unggulan Indonesia, seperti kopi spesialti, rempah-rempah, kerajinan tangan, batik, furnitur, dan produk UMKM yang memiliki daya saing di pasar internasional.

Sebagai pelaku usaha, saya memandang hubungan ekonomi tidak hanya dibangun melalui kontrak bisnis, tetapi juga melalui kepercayaan, persahabatan, dan hubungan antarmanusia. Sejak 1991, saya berkesempatan menjalin komunikasi dan persahabatan dengan banyak sahabat serta wisatawan asal Italia melalui kegiatan ekspor, jasa pariwisata, dan perdagangan internasional.

Pengalaman tersebut mengajarkan bahwa hubungan emosional yang dilandasi saling menghormati sering kali menjadi fondasi lahirnya kerja sama ekonomi yang berkelanjutan.

Melalui PT Perniagaan Internasional,perdagangan ekspor-impor, serta kegiatan di bidang pariwisata, saya melihat bahwa semangat entrepreneurship tidak hanya berarti mencari peluang bisnis, tetapi juga menjadi jembatan yang mempertemukan budaya, memperkuat persahabatan, dan menciptakan nilai ekonomi yang saling menguntungkan.

Wisatawan Italia yang berkunjung ke Indonesia tidak hanya menikmati keindahan alam dan budaya nusantara, tetapi juga menjadi mitra yang mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Ke depan, saya berharap hubungan Indonesia–Italia terus berkembang melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat, sehingga diplomasi pertahanan dapat berjalan seiring dengan diplomasi ekonomi, perdagangan, investasi, dan pariwisata. Kemitraan yang dibangun atas dasar saling percaya dan saling menghormati akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua negara.

Karena pada akhirnya, investasi terbaik bukan hanya pada teknologi dan industri, tetapi juga pada kepercayaan, persahabatan, dan kolaborasi yang mampu membuka peluang ekonomi lintas negara serta menghadirkan kesejahteraan bersama. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jaksel Tanam Padi di 1.200 Galon Bekas, Lahan Sempit Disulap Jadi Sawah
• 15 jam lalu
0
thumb
Barang-barang Subsidi yang Disebut Kepala BGN Dilarang untuk Dapur MBG
• 4 jam lalu
0
thumb
Usai Rapat KSSK, Pjs Gubernur BI Sebut Prabowo Minta Jaga Stabilitas Keuangan
• 16 jam lalu
0
thumb
Megawati: Kudatuli Jangan Terulang Lagi
• 19 jam lalu
0
thumb
Pengeroyokan Maut TNI di Tangerang Dipicu Rebutan Antrean Sate Taichan
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.