Dokter Spesialis Beberkan Bahaya Anak Kecanduan Gawai

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BANTEN - Dokter spesialis Eka Hospital Cilegon dr Dianing Latifah mengungkapkan dampak negatif akibat anak kecanduan gawai.

Menurut Dianing, zaman sekarang penggunaan gawai telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari termasuk bagi anak-anak.

BACA JUGA: Penuh Makna, Mahasiswa Untar Ajak Masyarakat Lepas dari Kecanduan Gawai Lewat Atmosfer

"Mulai dari menonton video, bermain gim, dan mengikuti pembelajaran daring. Dilihat dari itu, memang penggunaan gadget memberikan banyak manfaat," ungkap Dianing kepada JPNN.com Senin (27/7).

Akan tetapi, kata Dianing, pengunaan gawai berlebihan terhadap anak-anak dapat menimbulkan dampak negatif terhadap tumbuh kembang.

BACA JUGA: Trik Raisa Agar Anaknya Tak Kecanduan Gawai

"Penggunaan gawai secara berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan fisik anak, karena paparan layar dalam waktu lama menyebabkan mata lelah, gangguan tidur, dan nyeri pada bagian punggung maupun leher," ujarnya.

"Bisa juga menurunkan aktivitas fisik yang berisiko meningkatkan kejadian obesitas pada anak," sambung dia.

BACA JUGA: Dokter Spesialis Ingatkan Lemak Wajib Ada Dalam Menu MPASI Anak

Dia menjelaskan tanda-tanda anak mulai kecanduan smartphone bisa dilihat dari penggunaan durasi terlalu lama.

"Biasanya anak kecanduan gawai menjadikan dia kehilangan minat terhadap aktivitas lain lebih memilih bermain gadget dibanding berinteraksi dengan keluarga ataupun teman," katanya.

"Kemudian sulit berkonsentrasi, emosian, dan tantrum. Perlu diperhatikan itu juga bisa berdampak pada perkembangan kemampuan komunikasi anak," imbuh dokter spesialis anak Eka Hospital Cilegon tersebut.

Ketika mengetahui anak kecanduan gawai, dr Dianing menyarankan langkah yang perlu diambil orang tua untuk keluar dari persoalan tersebut dimulai mengurangi durasi penggunaan secara bertahap.

"Kemudian mengajak anak bermain di luar rumah, berolahraga, membaca buku, menggambar, dan melakukan kegiatan kreatif bersama keluarga yang pada intinya dapat mengalihkan perhatian anak dari gadget," tutur Dianing. (mcr34/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kecanduan HP, 2 Remaja Masuk Klinik Mental


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Abdul Malik Fajar


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polda Metro Mediasi Warga dan Keluarga Korban Tewas Bentrokan di Menteng
• 12 jam lalu
0
thumb
Profil dan Riwayat Pendidikan dr. Siti Zahra Maghfira, Dokter Internship Meninggal Terjatuh di Apartemen
• 17 jam lalu
0
thumb
Kepala BGN Terapkan Budaya Kerja Baru: Rapim Tiap Senin, Target Ditagih Mingguan
• 18 jam lalu
0
thumb
Permohonan Tunjangan Pengangguran AS Mencapai Level Terendah dalam 55 Tahun, Pasar Tenaga Kerja Tetap Kuat
• 22 jam lalu
0
thumb
HUT ke-79 Kemnaker: Penguatan Vokasi dan Green Office Jadi Prioritas
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.