Ketua Komite III DPD RI Dorong Perhatian Khusus Pemerintah Bagi Dosen Swasta di Daerah 3T

jpnn.com
16 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komite III DPD RI Dr. Filep Wamafma menyampaikan dukungan terhadap upaya asosiasi dosen dalam memperjuangkan kesejahteraan dosen, utamanya pada Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di daerah 3T.

"Kami di Komite III DPD RI memberi apresiasi atas inisiatif asosiasi dosen, baik melalui upaya diplomasi kelembagaan maupun mekanisme peradilan. Gaji yang merupakan hak ini menjadi bagian dari penopang kesejahteraan sekaligus penghargaan bagi tenaga akademik profesional. Maka, kami menyatakan dukungan prinsipil terhadap upaya peningkatan penghargaan bagi jabatan akademik atau profesi ini,” ujar Filep Wamafma, Senin (27/7/2026).

BACA JUGA: Senator Filep Wamafma Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Reagen Deteksi HIV pada Bayi

Filep menambahkan pentingnya keberpihakan kebijakan yang seimbang baik bagi dosen negeri maupun dosen swasta sebagaimana dedikasi dan pengabdiannya bagi dunia akademik.

Oleh karena itu, perlu adanya inventarisasi masalah agar dosen di bawah pengelola swasta juga mendapatkan perhatian yang setara.

BACA JUGA: Senator Filep Wamafma Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi

"Kesejahteraan dosen swasta perlu mendapat perhatian dari pemerintah sehingga tenaga pendidik dimanapun posisinya merasa didukung baik secara moral maupun kebijakan dalam menjalankan tugas pengajaran di perguruan tinggi,” ujarnya.

Tak hanya itu, senator Filep Wamafma juga menyoroti perihal tantangan yang dihadapi perguruan tinggi swasta, terutama yang berada di daerah 3T.

BACA JUGA: Fakfak Bakal Jadi Raksasa Investasi, Senator Filep Wamafma Ingatkan Hormati Hak Masyarakat Adat

Di antaranya, ketimpangan regional dan dampak pada kemampuan pembayaran UKT serta kendala akses mahasiswa.

Dia mengatakan perkembangan biaya hidup dan kemampuan pembayaran dari mahasiswa berbeda antara Jabodetabek dan daerah lain, terutama 3T.

"Jadi, kenaikan UKT seperti di Jabodetabek sulit direplikasi di daerah 3T karena kemampuan ekonomi mahasiswa lebih rendah. Akibatnya muncul risiko drop out dan stagnasi perkembangan perguruan tinggi negeri dan swasta di daerah 3T. Tentu ini jadi perhatian kita bersama,” katanya.

Menyikapi hal ini, Komite III DPD RI yang membidangi pendidikan mendorong adanya kebijakan yang tepat dan evaluasi sistem pendidikan.

Dia mengatakan Komite III DPD RI menyoroti kurangnya fokus kebijakan yang menargetkan penanganan masalah pendidikan daerah secara spesifik, khususnya 3T.

"Kami mendorong upaya peningkatan kesejahteraan dosen menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan pendidikan. Juga meminta agar pemerintah mempercepat dan mengarahkan pembangunan pendidikan agar sejajar, seimbang, dan berkeadilan di seluruh Indonesia," katanya.

Senator Filep mengatakan Komite III DPD RI mendukung langkah asosiasi dosen ini.

"Namun, kami menegaskan bahwa proses ini harus terintegrasi dalam rangka evaluasi kebijakan pendidikan nasional," ujar Filep.

Menurut Filep, perlu juga tindakan konkret pemerintah untuk menyelamatkan pendidikan di wilayah 3T.

"Kami berharap adanya perimbangan kesejahteraan dosen dan program kebijakan pembangunan pendidikan dilaksanakan secara adil, merata dan terfokus,” ujar Senator Filep.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PM Jepang Bakal Pangkas Pajak Makanan dan Minuman Jadi 1 Persen
• 1 jam lalu
0
thumb
CKL Cargo Sebut Pengembangan SDM Dukung Pertumbuhan Bisnis
• 16 jam lalu
0
thumb
Prabowo Rapat dengan Pjs Gubernur BI, KSSK dan Danantara, Ini Hasilnya
• 10 jam lalu
0
thumb
DKI Mau Terbitkan Obligasi Rp3,5 T, Mendagri Minta Jangan Diwariskan
• 22 jam lalu
0
thumb
Iran Wanti-wanti Israel dan Inggris Tidak Bantu AS dalam Perang!
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.