HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMP Negeri 1 Makassar menggelar Musyawarah Besar (Mubes) II di Makassar, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pagi itu dihadiri perwakilan alumni lintas angkatan, mulai dari angkatan 1955 hingga angkatan 2016.
Mubes menjadi forum tertinggi organisasi untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, menyusun arah kebijakan dan program kerja, serta memilih ketua umum baru untuk masa bakti 2026–2030.
“Saya berharap para alumni SMP Negeri 1 Makassar yang tergabung dalam IKA dapat menghadirkan program-program terbaik dan berinteraksi secara aktif dalam mendukung program Pemerintah Kota Makassar. Dengan begitu, apa yang menjadi harapan bersama untuk memberikan manfaat kepada masyarakat dapat terwujud,” demikian disampaikan dalam sambutan pembukaan.
Ketua Panitia Mubes II IKA Spensa Makassar, Abdul Malik Abbas mengatakan terdapat empat agenda utama yang dibahas dalam forum tersebut. Di antaranya penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2022–2026, penetapan arah kebijakan dan program kerja organisasi, pemilihan ketua umum beserta kepengurusan baru secara demokratis dan transparan, serta mempererat silaturahmi antaralumni lintas generasi.
“Yang paling penting dalam Mubes ini adalah mempererat seluruh alumni SMP Negeri 1 Makassar, mulai dari angkatan tertua hingga angkatan termuda yang telah memenuhi syarat menjadi anggota IKA,” ujarnya.
Menurut Malik, antusiasme alumni mengikuti Mubes cukup tinggi. Bahkan, sejumlah alumni dari luar daerah seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Kendari turut hadir untuk berpartisipasi dalam forum tersebut. Hal itu menunjukkan kuatnya ikatan emosional para alumni terhadap almamater.
Ia mengungkapkan, pelaksanaan Mubes sebenarnya dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026. Namun agenda tersebut harus diundur hingga Juli karena menyesuaikan waktu para alumni yang memiliki kesibukan masing-masing.
“Alhamdulillah, meski sempat tertunda, semangat teman-teman alumni tetap luar biasa. Ini merupakan hasil kerja tim panitia sehingga Mubes akhirnya dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Malik menambahkan, proses pemilihan ketua umum kali ini mengedepankan semangat musyawarah dan kekeluargaan. Karena adanya kesepahaman antarcalon, proses pemilihan direncanakan berlangsung secara aklamasi.
“Kami ingin menghilangkan sekat-sekat dan ego masing-masing. Yang dikedepankan adalah kebersamaan sehingga kepemimpinan baru lahir melalui musyawarah untuk mufakat,” jelasnya.
Rangkaian Mubes dijadwalkan berlangsung hingga pukul 16.00 Wita. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Malam Reuni yang diikuti lebih banyak alumni tanpa pembatasan jumlah peserta dari masing-masing angkatan sebagai ajang mempererat silaturahmi.
Sementara itu, Ketua Umum IKA Spensa Makassar periode 2022–2026, Dr Andi Rahmawati Amiruddin berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin berkembang dan dikenal luas. Ia mengaku sengaja tidak kembali mencalonkan diri karena ingin memberikan kesempatan kepada alumni lain untuk memimpin organisasi.
“Saya selalu berpikir bahwa di IKA ini banyak alumni yang memiliki potensi. Karena itu saya ingin memberi kesempatan kepada alumni lain untuk memimpin agar setiap angkatan dapat merasakan tanggung jawab tersebut,” tuturnya.
Rahmawati menyebut salah satu program yang paling berkesan selama masa kepengurusannya adalah Silaturahmi Akbar (SIBAR) yang digelar pada 2025 dan berhasil menghadirkan hampir seribu alumni dari berbagai angkatan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat kebersamaan dan meningkatkan partisipasi alumni di lingkungan IKA Spensa.
Meski mengakui organisasi tidak lepas dari dinamika dan perbedaan pendapat, ia menilai setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan semangat kekeluargaan.
“Saya selalu menitipkan agar silaturahmi tetap terjaga, kekompakan terus dibangun, dan seluruh alumni saling bersinergi serta memberi manfaat satu sama lain,” pungkasnya.
PRISKA JULIANTI, Magang FAJAR






Komentar (0)