Pramono Imbau Warga Tak Sebarkan Provokasi Bentrokan Matraman, Sulut Konflik Meluas

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau warga agar tidak menyebarkan provokasi karena dapat menyulut konflik di kawasan Matraman, Menteng, Jakarta Pusat, meluas.

Seperti diketahui, kericuhan di Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan memicu aksi penyerangan terhadap kelompok warga yang mendiami lahan kosong di Jalan Tambak pada Minggu, 26 Juli 2026.

Akibatnya satu orang dinyatakan tewas, dan satu lainnya mengalami luka berat hingga harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

BACA JUGA:Pramono Kucurkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi 4 Sekolah di Jakarta pada 2026

Politisi PDI Perjuangan itupun mengaku prihatin dengan bentrokan antar kelompok warga tersebut.

"Saya mengimbau kepada semua masyarakat kita untuk kepala dingin, tidak melakukan tindakan provokasi yang berpotensi untuk memperluas konflik," kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada Senin, 27 Juli 2026.

Pramono pun telah meminta aparat penegak hukum untuk menyelesaikan persoalan ini secara tuntas.

"Melakukan penyelidikan, penyidikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya.

BACA JUGA:Pramono Rehabilitasi Total SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dengan Anggaran Rp48,1 M

Polisi telah menetapkan 7 tersangka dalam kasus tersebut yang masing-masing berinisial GNA, AJL, FAM, ELL, SK, AS, dan OR.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, GNA, AJL, FAM, dan ELL ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeruskan gerobak nasi uduk yang menjadi pemicu bentrokan.

Sementara tiga lainnya yakni SK, AS, dan OR ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan hingga menyebabkan satu orang tewas.

"Untuk perkara pengrusakan ini inisial GNA, AJL, FAM, dan ELL. Untuk perkara pengeroyokan itu ada tiga: SK, AS, dan OR," kata Budi di lokasi bentrokan pada Senin, 27 Juli 2026.

BACA JUGA:Pramono Bakal Rehabilitasi Total 22 Sekolah yang Tak Layak, Guna, 7 Dikerjakan Tahun Ini

Budi menjelaskan, bentrokan ini bermula ketika dua orang berboncengan sepeda motor menggeber-geber kendaraannya yang menggunakan kenalpot brong di depan pedagang nasi uduk di Jalan Matraman Dalam pada Minggu, 26 Juli 2026, pagi.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KEK Industropolis Batang Perkuat Daya Saing Industri Hijau
• 5 jam lalu
0
thumb
TNI Membangun Desa Ubah Nasib 5 Keluarga di Sukoharjo, Rumah Reyot Kini Jadi Layak Huni
• 4 jam lalu
0
thumb
Srikandi PLN EPI hadirkan edukasi energi, peringati Hari Anak Nasional
• 16 jam lalu
0
thumb
KDM Datangi Polres Purwakarta, Dorong Kasus Tewasnya Sekuriti Diusut Tuntas
• 14 jam lalu
0
thumb
Jadwal Piala Presiden 2026: Tanggal Main Arema, Persija, Persib
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.