Dokter Muda Tewas Loncat dari Lantai 18 Apartemen di Jaksel, Polisi Dalami Motif

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Seorang dokter muda bernama Siti Zahra Maghfira (SZM) ditemukan tewas setelah diduga melompat dari lantai 18 sebuah apartemen di Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7) siang. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti korban nekat mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban diduga melompat sekitar pukul 14.13 WIB.

“Betul, ada yang loncat sekitar jam 14.13 kalau nggak salah, kejadian kemarin ya,” kata Mansur kepada wartawan, Senin (27/7).

Mansur membenarkan bahwa korban merupakan seorang dokter. Korban diketahui tinggal bersama kedua orang tuanya di unit apartemen yang berada di lantai 18.

“Dokter. Betul. Dokter,” ujar Mansur.

Menurut Mansur, saat kejadian korban berada seorang diri di dalam unit apartemen. Sementara ibunya sedang pergi ke mal.

“Nggak, sendirian dia berdua ama ibunya. Tadinya diajak ibunya ke mal, dia nggak mau. Dia milih berdiam di unit,” ucap dia.

“Lagi sendiri ibunya lagi turun ke mal,” sambungnya.

Terkait motif korban diduga melompat, Mansur mengatakan hingga kini penyidik masih melakukan pendalaman. Namun, dari informasi awal yang diperoleh polisi, korban disebut kerap mengalami rasa ketakutan.

“Ya, kalau penyebab saat ini sedang dalam lidik, namun kita dapat informasi menurut keterangan sekitar sana bahwa mereka suka ada rasa ketakutan,” kata Mansur.

Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah petugas keamanan apartemen mendengar suara benda jatuh dari atas. Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan sudah tergeletak.

“Jadi info dari sekuriti. Dari sekuriti itu denger ada semacam benda jatuh. Suaranya, ketahuan kan dari ketinggian (lantai) 18 mungkin ininya keras sekali kan. Ditengok lah ke samping ternyata betul ada salah seorang yang geletak,” tutur Mansur.

Ia memastikan tidak ditemukan indikasi adanya keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.

“Nggak, dia sendirian di sana,” ujarnya.

Korban merupakan perempuan kelahiran 2001. Ia juga diketahui sebagai lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Jenazahnya telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk penanganan lebih lanjut.

“Usia korban kelahiran 2001. Inisialnya SZM. Gelarnya banyak sebetulnya ini. Masih muda gelarnya banyak,” kata Mansur.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ingin Tekanan Darah Tetap Sehat? Jangan Abaikan Air Putih
• 5 jam lalu
0
thumb
Menko Polkam Pastikan Kondisi di Menteng-Matraman Sudah Mulai Kondusif Pascabentrokan
• 2 jam lalu
0
thumb
Gunung Ibu Erupsi dengan Kolom Abu Setinggi 600 Meter, Warga Diminta Jauhi Kawah
• 28 menit lalu
0
thumb
Rumor Sakit hingga Adanya Tekanan, Istana Buka Suara soal Pengunduran Diri Perry Warjiyo
• 7 jam lalu
0
thumb
Edukasi Keuangan Keluarga, Bupati Landak Ingatkan Emak-emak Waspada Pinjol Ilegal
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.