Ratusan warga menggelar aksi unjuk rasa di ibu kota Tunisia, Tunis, bertepatan dengan peringatan Hari Republik. Mereka menyampaikan kritik terhadap Presiden Kais Saied di tengah meningkatnya ketegangan sosial di negara itu.
Para pengunjuk rasa membawa spanduk dan menyerukan tuntutan agar Presiden Kais Saied mundur dari jabatannya. Aksi ini dipicu oleh ketidakpuasan terhadap kondisi pelayanan publik yang dinilai terus memburuk.
Baca Juga :
Krisis Kebakaran Hutan Meluas di Amerika Serikat, 4 Petugas Gugur Terjebak ApiDalam beberapa hari terakhir, Tunisia dilanda gelombang panas yang memicu kebakaran hutan, serta gangguan pasokan listrik dan air bersih di sejumlah wilayah. Para pengunjuk rasa menilai pemerintah gagal menangani berbagai persoalan tersebut dan menuntut perbaikan tata kelola negara.
Mereka juga menyuarakan dukungan bagi jurnalis yang ditahan serta menyerukan perlindungan terhadap kebebasan berpendapat.





Komentar (0)