6 Fakta Dokter Internship Siti Zahra Maghfira Ditemukan Meninggal di Kalibata City, Kemenkes Bilang Begini

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Kabar meninggalnya dokter muda Siti Zahra Maghfira mengejutkan publik.

Perempuan berusia 25 tahun itu ditemukan meninggal dunia di area bawah Tower Sakura, Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7/2026).

Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan akan melakukan investigasi bersama sejumlah pihak untuk mengungkap seluruh fakta di balik peristiwa tersebut.

Berikut 6 fakta terkait meninggalnya dr. Siti Zahra Maghfira.

dr. Siti Zahra Maghfira yang Wafat
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ akun Instagram @asosiasi.pidi.pidgi

1. Ditemukan Meninggal di Area Bawah Tower Sakura

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 14.10 WIB. Petugas keamanan apartemen mendengar suara benturan keras yang berasal dari sekitar Tower Sakura.

Setelah melakukan pengecekan, petugas menemukan tubuh Siti Zahra Maghfira tergeletak di area dak lantai bawah dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada Polsek Pancoran.

2. Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

Setelah menerima laporan, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain mensterilkan area, penyidik juga memeriksa unit apartemen yang diduga menjadi lokasi terakhir korban sebelum ditemukan.

Hingga saat ini, polisi belum menyampaikan kesimpulan resmi mengenai penyebab kematian dan masih mengumpulkan berbagai keterangan serta barang bukti.

3. Jenazah Dibawa ke RS Polri Kramat Jati

Usai proses identifikasi awal di lokasi, jenazah Siti Zahra dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Pemeriksaan lanjutan dilakukan guna membantu proses penyelidikan sekaligus memastikan penyebab kematian berdasarkan hasil forensik.

4. Berstatus Dokter Internship, Bukan Peserta PPDS

Kemenkes meluruskan informasi yang sempat beredar di media sosial mengenai status korban.

Siti Zahra diketahui merupakan peserta Program Internsip Dokter Indonesia yang mulai bertugas sejak angkatan Mei 2026 di RS Sentra Medika Cisalak.

Dengan demikian, korban bukan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sebagaimana sempat ramai diperbincangkan.

5. Kemenkes Bentuk Tim Investigasi

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyatakan pemerintah berkomitmen mengusut peristiwa tersebut secara menyeluruh.

Menurutnya, investigasi dilakukan untuk memastikan seluruh fakta dan kronologi kejadian dapat terungkap secara utuh sebelum pemerintah menyampaikan kesimpulan kepada publik.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Penembakan Massal di Seattle, AS, 3 Orang Tewas
• 2 jam lalu
0
thumb
Masih Fokus Rapikan Data, BGN Belum Bahas Anggaran MBG untuk 2026
• 2 jam lalu
0
thumb
Didampingi Prananda, Megawati Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor DPP PDIP
• 1 jam lalu
0
thumb
Pengamat: Kasus Febrie Adriansyah Diduga Bagian dari Serangan Balik Koruptor
• 21 jam lalu
0
thumb
Diangkat Menjadi Plt Gubernur Bank Indonesia, Ini Profil Destry Damayanti
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.