Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merujuk hasil pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga triwulan II tahun 2026 menemukan bahwa obesitas menjadi salah satu temuan terbanyak pada masyarakat Ibu Kota.
"Berdasarkan data yang dihimpun dari ASIK CKG (fitur CKG pada platform Aplikasi Sehat Indonesiaku) ditemukan obesitas sebanyak 612.548 orang dari 1.944.494 orang yang diskrining (31,5 persen)," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Octoviana Carolina saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Octoviana mengatakan, masalah kesehatan yang juga dialami warga Jakarta yakni faktor risiko stroke pada peserta berusia lebih dari 40 tahun dengan penyakit hipertensi dan diabetes (39.652 orang dari 60.185), serta kurang aktivitas fisik sebanyak 555.083 orang dari 1.800.834 orang yang mengisi skrining aktivitas fisik.
Adapun hingga akhir Juni 2026, pelaksanaan program CKG di Provinsi DKI Jakarta telah menjangkau sekitar 2,57 juta warga, atau 23,24 persen dari total sasaran penduduk pada Triwulan II Tahun 2026.
"Capaian ini telah melampaui target triwulan II yang ditetapkan sebesar 23 persen. Target capaian CKG Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2026 adalah 46 persen dari total sasaran penduduk," kata Octoviana.
Lebih lanjut, dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menerapkan pendekatan CKG Komunitas.
"Melalui pendekatan komunitas, layanan kesehatan justru hadir lebih dekat dengan masyarakat," kata Octoviana.
Selain itu, dilakukan pula CKG di Posyandu, lingkungan kerja, sekolah/perguruan tinggi, rumah ibadah, maupun berbagai kegiatan masyarakat untuk menjangkau kelompok sasaran yang sebelumnya belum pernah melakukan pemeriksaan kesehatan.
"Selain meningkatkan cakupan pemeriksaan, pendekatan ini juga memperkuat edukasi kesehatan, deteksi dini faktor risiko penyakit, serta mendorong masyarakat untuk melakukan tindak lanjut ke Puskesmas apabila ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut," kata Octoviana.
Baca juga: Sudinkes tegaskan cek kesehatan gratis bisa diakses kapan saja
Baca juga: Cek Kesehatan Gratis di Jaksel jangkau 24,6 persen warga sasaran
Baca juga: Dekatkan ke masyarakat, Puskesmas Kramat Jati buka layanan CKG
"Berdasarkan data yang dihimpun dari ASIK CKG (fitur CKG pada platform Aplikasi Sehat Indonesiaku) ditemukan obesitas sebanyak 612.548 orang dari 1.944.494 orang yang diskrining (31,5 persen)," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Octoviana Carolina saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Octoviana mengatakan, masalah kesehatan yang juga dialami warga Jakarta yakni faktor risiko stroke pada peserta berusia lebih dari 40 tahun dengan penyakit hipertensi dan diabetes (39.652 orang dari 60.185), serta kurang aktivitas fisik sebanyak 555.083 orang dari 1.800.834 orang yang mengisi skrining aktivitas fisik.
Adapun hingga akhir Juni 2026, pelaksanaan program CKG di Provinsi DKI Jakarta telah menjangkau sekitar 2,57 juta warga, atau 23,24 persen dari total sasaran penduduk pada Triwulan II Tahun 2026.
"Capaian ini telah melampaui target triwulan II yang ditetapkan sebesar 23 persen. Target capaian CKG Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2026 adalah 46 persen dari total sasaran penduduk," kata Octoviana.
Lebih lanjut, dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menerapkan pendekatan CKG Komunitas.
"Melalui pendekatan komunitas, layanan kesehatan justru hadir lebih dekat dengan masyarakat," kata Octoviana.
Selain itu, dilakukan pula CKG di Posyandu, lingkungan kerja, sekolah/perguruan tinggi, rumah ibadah, maupun berbagai kegiatan masyarakat untuk menjangkau kelompok sasaran yang sebelumnya belum pernah melakukan pemeriksaan kesehatan.
"Selain meningkatkan cakupan pemeriksaan, pendekatan ini juga memperkuat edukasi kesehatan, deteksi dini faktor risiko penyakit, serta mendorong masyarakat untuk melakukan tindak lanjut ke Puskesmas apabila ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut," kata Octoviana.
Baca juga: Sudinkes tegaskan cek kesehatan gratis bisa diakses kapan saja
Baca juga: Cek Kesehatan Gratis di Jaksel jangkau 24,6 persen warga sasaran
Baca juga: Dekatkan ke masyarakat, Puskesmas Kramat Jati buka layanan CKG






Komentar (0)