Pelaku KDRT Istri hingga Tewas di Luwu Timur Tersenyum Saat Digiring Polisi

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Luwu Timur -

Pria bernama Renaldy (32) di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), tampak tersenyum saat ditangkap dan ditetapkan tersangka usai menganiaya istrinya, Salasia (32) hingga tewas. Pelaku menganiaya istrinya gegara cekcok persoalan ekonomi keluarga.

Dari foto yang diterima, seperti dilansir detikSulsel, tampak pelaku berada di kantor polisi dan memakai baju berwarna biru. Kepala pelaku sudah dibotak, dia memiliki kumis tipis dan berjenggot.

Pelaku berdiri sambil memegang kertas penetapan tersangka dirinya berwarna pink. Dia terlihat tersenyum ke arah kamera. Polisi tidak memberikan penjelasan di balik senyum pelaku.

Baca juga: Pria di Luwu Timur KDRT Istri hingga Tewas, Ini Tampangnya

Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu terjadi di Jalan Yusuf Arif No 12, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Lutim pada Rabu (22/7/2026) pagi. Korban dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri usai dianiaya suaminya.

"Benar istri diduga menjadi korban KDRT suaminya yang menyebabkannya terluka lebam dan kritis," kata Kasi Humas Polres Lutim, Ipda Mustajuddin, Jumat (24/7/2026).

Mustajuddin mengatakan kakak korban bernama Wiwik kemudian mendapat kabar dari suaminya terkait kondisi korban. Saat Wiwik tiba di rumah adiknya, petugas kesehatan telah memberikan penanganan medis.

"Pelapor (kakak korban) dijemput suaminya dan menuju kediaman korban. Sesampainya di lokasi ia melihat petugas tim Fire sudah berada di rumah dan sedang melakukan penanganan medis dengan memasang infus," bebernya.

Wiwik kemudian melihat kondisi fisik adiknya yang penuh lebam di wajah. Melihat kondisi adiknya, Wiwik langsung membawa korban ke Rumah Sakit Primaya Sorowako dan melaporkan kasus ini ke Polsek Nuha.

"Menurut kakak korban, adiknya diduga kuat menjadi korban penganiayaan suaminya atas dasar itulah kakaknya membuat laporan di Polsek Nuha," jelasnya.

Baca juga: Pasutri Ribut gara-gara 'Pelakor' di KRL Diturunkan di Stasiun Bekasi Timur

Mustajuddin mengungkapkan bahwa korban hanya satu hari dirawat di Rumah Sakit Primaya lalu dirujuk ke RSUD I Lagaligo, Kecamatan Wotu. Namun korban dinyatakan meninggal pada Jumat (24/7) sore.

Baca selengkapnya di sini.




(dwr/idh)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pagi Ini, Polsek Menteng Masih Dijaga Ketat Usai Kedatangan Keluarga Korban Tewas Bentrokan Berdarah
• 7 jam lalu
0
thumb
30 Tahun Timnas Indonesia Puasa Gelar Piala AFF, Ini Kata Kiper Anyar Persija Nadeo Argawinata
• 19 jam lalu
0
thumb
Penyerang veteran Edin Dzeko akan perpanjangan kontrak dengan Schalke
• 11 jam lalu
0
thumb
Media Massa Diharapkan Terus Junjung Etika Jurnalistik
• 14 jam lalu
0
thumb
Geram Doktif Tak Hadir di Persidangan, Richard Lee Sindir Pedas: Jangan Kabur Terus
• 10 menit lalu
0
Berhasil disimpan.