Pertagas OEJA Latih Siswa Tanggap Bencana Sejak Dini

beritajatim.com
4 jam lalu
Cover Berita

Ringkasan Berita

* Memperingati Hari Anak Nasional 2026, PT Pertamina Gas (Pertagas) melalui unit operasinya Operation East Java Area (OEJA) menggelar Program Kencana Si Udin di SDN 40 Gresik pada Sabtu (25/7/2026).

* Kegiatan yang diikuti 55 siswa beserta para guru ini memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana secara interaktif melalui empat pos pembelajaran serta pelatihan pemadaman api menggunakan APAR dan fire blanket.

* Selain memberikan pembekalan mitigasi bencana, Pertagas OEJA juga menyerahkan bantuan sarana kesehatan sekolah berupa kotak P3K untuk 13 ruangan dan perlengkapan UKS sebagai wujud penerapan pilar sosial ESG serta pencapaian SDGs.

————————————————————————

Gresik (beritajatim.com) — Memperingati Hari Anak Nasional 2026, PT Pertamina Gas (Pertagas) melalui unit operasinya, Operation East Java Area (OEJA), menegaskan komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia melalui penguatan budaya keselamatan dan kesiapsiagaan bencana. Pertagas OEJA menghadirkan Program Kencana Si Udin (Kenali Bencana Sejak Usia Dini) di SDN 40 Gresik pada Sabtu (25/7/2026).

Program ini merupakan bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan masyarakat di sekitar jalur pipa gas operasional Pertagas OEJA.

Sebanyak 55 siswa SDN 40 Gresik antusias mengikuti kegiatan bersama para guru, Relawan Edukasi Bencana Starside Edu, serta tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dan Community Development Pertagas OEJA.

Melalui pendekatan yang interaktif, anak-anak diajak mengenali potensi bahaya di lingkungan sekitar serta memahami tindakan darurat di empat pos pembelajaran, yakni Pos Tas Darurat, Pos Banjir dan Pelampung Darurat, Pos Siaga Gempa, serta Pos Tata Ruang Aman.

Tak sebatas teori, tim HSSE Pertagas OEJA juga memberikan demonstrasi dan simulasi pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta *fire blanket*. Seluruh siswa dan guru berkesempatan mempraktikkan langsung teknik pemadaman api dengan pendampingan tim ahli agar memiliki keberanian dan keterampilan dasar saat menghadapi potensi kebakaran.

Sebagai bentuk dukungan terhadap lingkungan belajar yang aman dan sehat, Pertagas OEJA menyalurkan bantuan fasilitas kesehatan sekolah. Bantuan berupa kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) diberikan untuk 10 ruang kelas, 1 ruang UKS, dan 2 ruang guru. Selain itu, diserahkan pula sarana penunjang UKS berupa ranjang pasien, alat ukur tinggi badan, timbangan badan, dan lemari penyimpanan.

Kepala SDN 40 Gresik, Nurhayati, S.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian dan kehadiran Pertagas OEJA di sekolahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertagas OEJA yang telah menghadirkan Program Kencana Si Udin di SDN 40 Gresik. Edukasi ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi para siswa. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk lebih siap menghadapi situasi darurat serta menumbuhkan budaya keselamatan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah,” ujar Nurhayati.

External Relation East Regional II Pertamina Gas, Adhelia Hasri Miracahyani, menjelaskan bahwa keselamatan merupakan nilai utama yang terus diimplementasikan Pertagas di wilayah operasional maupun kepada masyarakat sekitar.

“Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa setiap anak berhak tumbuh dan belajar di lingkungan yang aman. Karena itu, melalui Program Kencana Si Udin kami ingin membekali anak-anak dengan pengetahuan, keterampilan, dan keberanian dalam menghadapi kondisi darurat. Dengan edukasi evakuasi dini dan praktik pemadaman api, kami berharap siswa dan guru memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik ketika menghadapi berbagai potensi bencana,” ungkap Adhelia.

Ia menambahkan bahwa edukasi keselamatan sejak dini merupakan investasi penting untuk membentuk generasi yang tangguh, peduli, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) pada pilar sosial serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), dan Tujuan 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan).[rea]


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Catatkan Debut dengan Hasil Minor di Piala Presiden, Shin Tae-yong Tetap Apresiasi Penampilan Persija
• 11 jam lalu
0
thumb
Destry Damayanti Ditetapkan sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI
• 6 jam lalu
0
thumb
Gelar Pameran Nusanova 2.0, Ivan Gunawan Angkat Pesona Bold Batik Madura
• 18 jam lalu
0
thumb
Rumor Sakit hingga Adanya Tekanan, Istana Buka Suara soal Pengunduran Diri Perry Warjiyo
• 6 jam lalu
0
thumb
Ganjar Respons Keputusan Kaesang Maju Jadi Caleg di Dapil Puan
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.