Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente memberikan pembelaan penuh kepada Rodri setelah gelandang Manchester City itu tampil impresif membawa La Furia Roja menjuarai Piala Dunia 2026. Menurutnya, keraguan terhadap kualitas Rodri sama sekali tidak beralasan.
De la Fuente bahkan melontarkan pernyataan tegas dengan menyebut orang yang meragukan kemampuan Rodri telah mengabaikan penilaian objektif terhadap kualitas sang pemain.
"Dengan segala hormat, dan saya tak bermaksud menyinggung siapapun, saya bilang meragukan Rodri itu merupakan penghinaan terhadap kecerdasan sepak bola, jelas," ujar De la Fuente dalam wawancara dengan TVE.
Ia menilai Rodri tetap menjadi gelandang terbaik di dunia pada posisinya. Bahkan, pelatih berusia 65 tahun itu menyebut Spanyol beruntung memiliki Martin Zubimendi sebagai pelapis yang juga mempunyai kualitas tinggi.
"Dia itu pemain terbaik di dunia di posisinya, dengan menyadari bahwa kami punya Martin Zubimendi di urutan berikutnya, yang juga pemain bagus lainnya, tentunya pemain terbaik kedua di dunia," katanya.
Menurut De la Fuente, performa Rodri memang membutuhkan waktu untuk kembali ke level terbaik setelah pulih dari cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL). Namun, perkembangan sang gelandang terus terlihat sepanjang turnamen hingga menjadi salah satu aktor penting keberhasilan Spanyol mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
"Tapi kami tahu bahwa kami harus mengikuti sebuah proses dan batas waktu yang kami tetapkan. Dia berkembang dari laga ke laga," ujarnya.
Ia bahkan menilai Rodri tetap mampu memberikan kontribusi besar meski belum berada dalam kondisi fisik terbaik.
"Dan faktanya adalah Rodri, meski di level 50 persen, itu lebih baik dari banyak pemain lainnya," ucap De la Fuente.
Baca Juga: Pelatih Spanyol Murka, Argentina Diminta Bertanggung Jawab atas Kericuhan Final
Sebelum tampil bersama Timnas Spanyol, Rodri sempat menjadi sorotan karena dinilai belum kembali ke performa terbaiknya bersama Manchester City sepanjang musim 2025/2026. Cedera ACL yang dialaminya pada musim sebelumnya disebut memengaruhi penampilannya, sekaligus membuat performa The Citizens menurun dalam persaingan Liga Inggris.
Keraguan tersebut akhirnya terjawab di Piala Dunia 2026. Rodri tampil konsisten sepanjang turnamen dan menjadi salah satu pemain kunci yang mengantarkan La Furia Roja keluar sebagai juara dunia.






Komentar (0)