HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perbarindo Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. Pelantikan dilaksanakan oleh Ketua Umum DPP Perbarindo, Tedy Alamsyah, pada Jumat, 24 Juli, di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, dengan mengusung tema “Bersatu Menguatkan BPR Menuju Industri yang Sehat, Tangguh dan Berdaya Saing.”
Kepengurusan baru dipimpin oleh AM. Wahyudi Aman, Direktur Utama Bank BPR Alinma, dan Andi Ady Akbar ,Direktur Utama Bank BPR Dian Artha Nusa yang dipercaya masing masing sebagai Ketua dan Sekretaris DPD Perbarindo Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat masa bakti 2026–2030.
Sementara itu dijajaran Dewan Pengawas terdiri dari I Nyoman Supartha, Direktur Utama Bank BPR Hasamitra, Emir Faisal Amjar, Direktur Utama Bank BPR Agri Makmur Lestari, keduanya adalah mantan Ketua DPD Perbarindo serta Asrijal Akib mantan sekretaris periode sebelumnya yang juga Direktur Utama Bank BPR Pesisir Tanadoang.
Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 65 peserta yang terdiri atas jajaran pengurus DPP dan DPD Perbarindo, Direksi dan Komisaris BPR/BPRS se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, serta para pemangku kepentingan industri jasa keuangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Kantor Perwakilan LPS III Makassar, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, serta Ketua Himbarsi wilayah Sulawesi, serta Direksi dan Komisaris serta Pejabat Eksekutif BPR/BPRS di Sulwesi Selatan dan Sulawesi Barat, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di kawasan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP Perbarindo, Tedy Alamsyah, menegaskan bahwa BPR dan BPRS saat ini menghadapi perubahan yang semakin dinamis sebagai dampak transformasi regulasi, perkembangan teknologi digital, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap layanan perbankan. Oleh karena itu, kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan kolaboratif menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan industri.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum juga menyampaikan sharing session bertajuk “Penguatan Kepemimpinan di BPR/BPRS di Tengah Transformasi Regulasi, Layanan dan Digitalisasi.” Melalui sesi tersebut, beliau mengajak seluruh insan BPR/BPRS untuk terus memperkuat kapasitas kepemimpinan, mempercepat transformasi digital, meningkatkan kualitas tata kelola, serta membangun budaya organisasi yang mampu beradaptasi terhadap perubahan tanpa meninggalkan prinsip kehati-hatian.
Sementara itu, Ketua DPD Perbarindo Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, AM. Wahyudi Aman, menyampaikan komitmennya Bersama segenap pengurus untuk menjadikan DPD Perbarindo sebagai wadah kolaborasi yang semakin kuat dalam mendukung kemajuan BPR/BPRS di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Menurutnya, kepengurusan baru akan memfokuskan berbagai program strategis pada penguatan sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan ekosistem industri BPR yang semakin sehat dan berdaya saing.
Selain itu, DPD Perbarindo Sulselbar juga berkomitmen mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan BPR/BPRS, memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, serta memperluas peran BPR/BPRS sebagai mitra strategis dalam pembiayaan sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“Kami meyakini bahwa kemajuan BPR tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat antara asosiasi, regulator, industri, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan semangat kebersamaan, kami ingin menghadirkan Perbarindo Sulselbar yang semakin aktif, profesional, adaptif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota maupun masyarakat,” ujar AM. Wahyudi Aman.
Pelantikan kepengurusan ini menjadi momentum penting bagi Perbarindo Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dalam memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis regulator sekaligus penggerak peningkatan kualitas industri BPR/BPRS di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Melalui tema “Bersatu Menguatkan BPR Menuju Industri yang Sehat, Tangguh dan Berdaya Saing”, seluruh jajaran pengurus diharapkan mampu membangun solidaritas organisasi, meningkatkan profesionalisme, memperkuat inovasi, serta mempercepat transformasi industri agar BPR dan BPRS semakin dipercaya masyarakat dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Tentang DPD Perbarindo Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat
DPD Perbarindo Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat merupakan organisasi yang mewadahi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
DPD Perbarindo berperan sebagai mitra strategis regulator dalam mendorong terciptanya industri BPR/BPRS yang sehat, kuat, berdaya saing, serta berkontribusi terhadap peningkatan inklusi keuangan dan pengembangan UMKM di daerah. (uca)






Komentar (0)