VIVA – Timnas Indonesia akan memulai perjuangannya di Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja pada laga Grup A yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Senin malam, 27 Juli 2026.
Jelang pertandingan tersebut, optimisme tinggi menyelimuti skuad Garuda. Bermain di hadapan pendukung sendiri dan diperkuat sejumlah pemain berpengalaman yang merumput di Eropa, Indonesia diyakini memiliki peluang besar untuk mengamankan tiga poin.
Meski demikian, pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan timnya tidak boleh meremehkan Kamboja. Menurut pelatih asal Kanada itu, lawan justru memiliki keuntungan karena sudah lebih dulu merasakan atmosfer pertandingan di turnamen ini.
Diketahui, Kamboja telah melakoni laga pembuka Grup A saat menghadapi Singapura pada 24 Juli lalu. Meski kalah 1-2, mereka dinilai sudah menemukan ritme permainan yang bisa menjadi modal penting saat menghadapi Indonesia.
"Kamboja sudah memainkan satu pertandingan di turnamen ini. Mereka berada dalam ritme yang baik dan siap bertanding," kata Herdman dalam konferensi pers jelang laga.
Namun, Herdman menegaskan fokus utama Timnas Indonesia bukan kepada kekuatan lawan, melainkan bagaimana skuad Garuda mampu menampilkan identitas permainan yang selama ini dibangun.
"Bagi kami, fokusnya adalah identitas taktis, koneksi antarpemain, kekompakan, dan semangat tim. Jika kami memberikan yang terbaik, maka kami akan baik-baik saja," ujarnya.
Secara materi pemain, Indonesia memang berada di atas angin. Skuad Merah Putih dihuni sederet pemain yang memiliki pengalaman bermain di level kompetitif Eropa seperti Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Thom Haye, Ivar Jenner hingga Ragnar Oratmangoen.
Kehadiran para pemain tersebut terbukti mampu mendongkrak performa Timnas Indonesia dalam beberapa laga terakhir. Skuad Garuda sempat menghancurkan Saint Kitts & Nevis dengan skor 4-0 dan mempermalukan Oman 3-0 dalam laga internasional sebelumnya.
Selain itu, kondisi fisik Kamboja juga menjadi sorotan. Tim berjuluk Angkor Warriors itu hanya memiliki waktu pemulihan sekitar tiga hari setelah menjalani laga berat kontra Singapura.
Situasi tersebut membuat Indonesia berpeluang tampil lebih dominan sejak menit awal. Jika mampu memanfaatkan kualitas pemain dan dukungan publik Pakansari, kemenangan dengan selisih lebih dari satu gol bukan hal yang mustahil.






Komentar (0)