Pantau - Tiga desainer anggota Indonesian Fashion Chamber (IFC) menampilkan koleksi busana bertajuk Quiet Defiance dalam ajang JF3 Fashion Festival 2026 dengan mengusung tema keteguhan, keberanian, dan eksplorasi kreativitas.
Tiga Desainer Hadirkan Interpretasi BerbedaOpie Ovie dari IFC Chapter Jakarta, Weda Githa dari IFC Chapter Denpasar, dan Rengganis dari IFC Chapter Bandung menghadirkan koleksi dengan pendekatan kreatif yang berbeda di panggung JF3 pada Rabu (23/7).
Ketua Nasional IFC Lenny Agustin mengatakan, "Kolaborasi ini menegaskan peran penting JF3 sebagai wadah strategis untuk menampilkan berbagai kreasi mode mutakhir bagi para pelaku industri fesyen di Indonesia."
Opie Ovie mengangkat kekayaan budaya Indonesia melalui pendekatan glocal dengan memadukan batik nitik, teknik laser cut, 3D printing, bordir payet, dan sequin dalam desain bergaya modern.
Koleksi tersebut menggunakan siluet oversized dan X-line, potongan asimetris, kerah tinggi, lengan puff, serta palet warna monokrom hitam-putih, biru denim, dan gading.
Koleksi Angkat Nilai Ketangguhan dan KeindahanWeda Githa melalui koleksi Aeris Solenne Vol.2 mengeksplorasi perpaduan kelembutan dan struktur dengan siluet minimalis, detail draperi, serta desain yang dapat dikenakan oleh laki-laki maupun perempuan.
Sementara itu, Rengganis menghadirkan koleksi Midnight Garden yang merefleksikan kehidupan, harapan, penyembuhan, dan pembaruan melalui simbol bunga, dedaunan, serta material serat alam yang dipadukan dengan batik, lurik, dan endek.
Koleksi Rengganis juga menampilkan bordir tangan, palet warna bumi yang gelap, dan siluet kasual berlapis sebagai representasi ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan.





Komentar (0)