Polisi Geledah Klinik di Jaksel Tempat Sutrimo Tewas, Bantal hingga Motor Dibawa

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya seorang pria bernama Sutrimo di klinik Mordent Aesthetic Clinic, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/226).

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, terlihat lima polisi dari Polda Metro Jaya datang menggunakan mobil bertuliskan Crime Scene Investigaton Polisi.

Mereka langsung masuk ke bagian dalam klinik tersebut untuk menyelidiki dan mencari barang-barang yang berkaitan dengan kasus Kematian Sutrimo.

Baca juga: Seorang Pria Tewas di Halaman Klinik Jaksel, Polisi Selidiki Penyebabnya

Saat olah TKP di bagian dalam klinik, awak media tidak diperbolehkan masuk sama sekali. Hanya bisa melihat dari luar pagar bersama warga setempat.

Namun, dari kejauhan terlihat para polisi mulai memakai sarung tangan untuk menggeledah barang-barang yang ada di dalamnya.

Sesekali mereka memfoto beberapa bagian sambil dari klinik tersebut.

Selama sekitar satu jam pengeledahan dilakukan, polisi keluar dari klinik sambil membawa sejumlah barang berupa bantal dan berkas dokumen lainnya yang di simpan dalam plastik putih.

Begitu pula dengan satu motor Yamaha Mio warna hitam yang sebelumnya diparkir di depan klinik, juga dibawa oleh polisi dengan mobil pickup.

Usai dilakukan olah TKP, polisi memasang garis polisi di bagian pintu masuk klinik dan pagar.

Sebelumnya, Sutrimo tewas di halaman klinik pada Kamis (23/7/2026).

Baca juga: Penampakan Klinik di Jaksel Tempat Sutrimo Ditemukan Tewas, Terbengkalai dan Sudah Lama Tutup

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban dan telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

"Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangan tertulis, Minggu.

la belum bisa menyebut secara pasti penyebab tewasnya Sutrimo. la juga belum dapat memastikan apakah Sutrimo tewas dibunuh atau tidak.

Berdasarkan informasi yang beredar di grup wartawan dan media sosial, Sutrimo merupakan kepala rumah tangga (karumtang) di rumah dinas eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Budi menyatakan penyidik masih mendalaminya.

"Masih didalami," ucap dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tombol Komputer Eror Picu Nuklir Meledak, 60.000 Orang Tewas
• 7 jam lalu
0
thumb
Hari Anak Nasional, Pertamina Ajak Generasi Muda Jadi Green Warriors Penyelamat Bumi
• 12 jam lalu
0
thumb
BKPM Dorong Pengembangan KEK Samota di Sumbawa, Jadi Magnet Investasi Baru
• 19 jam lalu
0
thumb
Barantin perkuat pengawasan guna jaga akses ekspor ke China
• 18 jam lalu
0
thumb
Bentrokan di Menteng Jakpus Tewaskan 1 Orang, Ada yang Kritis di RS
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.