Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menginginkan kawasan Tugu Koperasi di Tasikmalaya, Jawa Barat, selanjutnya bisa menjadi situs budaya yang hidup.
"Bagaimana mengubah kawasan Tugu Koperasi ini menjadi tempat living heritage atau situs budaya yang hidup, karena memang dari sinilah semangat koperasi," katanya saat menghadiri pencanangan revitalisasi kawasan Tugu Koperasi di Tasikmalaya pada Minggu dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional.
"Koperasi sekarang ini menjadi prioritas Presiden, dan tertuang dalam Asta Cita, sehingga kami berharap dalam waktu dekat situs kawasan dari Tugu Koperasi bisa kita umumkan sebagai cagar budaya nasional," katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian.
Pencanangan revitalisasi kawasan Tugu Koperasi sebagai cagar budaya merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam melestarikan kawasan bersejarah sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.
Kawasan Tugu Koperasi di Kota Tasikmalaya dulu merupakan tempat gedung Pusat Koperasi Kabupaten Tasikmalaya (PKKT), yang didirikan tahun 1934 oleh para pelopor gerakan koperasi di Tasikmalaya.
Gedung PKKT menjadi lokasi penyelenggaraan Kongres Koperasi Pertama Indonesia pada 12 Juli 1947, yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi.
Namun, bangunan itu luluh lantak dan sebagian dokumen Kongres Koperasi Pertama hilang akibat Agresi Militer Belanda ke-2 tahun 1949.
Meskipun bangunan aslinya telah hancur, lokasinya tetap dikenang sebagai tempat penting dalam sejarah kelahiran dan perkembangan gerakan koperasi Indonesia.
Kawasan Tugu Koperasi dianggap sebagai salah satu simbol semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi bangsa.
Revitalisasi kawasan Tugu Koperasi ditujukan untuk menata kembali kawasan yang memiliki nilai historis tinggi serta menghidupkan kembali peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Upaya itu tidak hanya berfokus pada penataan fisik, tetapi juga pada penguatan program edukasi dan peningkatan perekonomian masyarakat sekitarnya.
Melalui program revitalisasi, pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan terkait berupaya menjadikan kawasan Tugu Koperasi sebagai wahana edukasi sejarah sekaligus daya tarik wisata budaya.
Kementerian Kebudayaan mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pengembangan kawasan berbasis warisan budaya.





Komentar (0)