Pertamina Perkuat Keanekaragaman Hayati Lewat Program Ibu Kota Penyu

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
Foto: Peserta dan delegasi melakukan pelepasliaran penyu saat acara Balinese Water Purification Ceremony di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura, Denpasar, Bali, Sabtu (18/5/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pertamina Patra Niaga memperkuat komitmennya dalam menjaga keanekaragaman hayati melalui kegiatan 'Singgah di Samudra' di Desa Gajahrejo, Kabupaten Malang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Community Involvement Development FT Malang, Ibu Kota Penyu, yang berfokus pada pelestarian penyu dan edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut.

Sebagai respons atas ancaman terhadap populasi penyu di Pantai Bajulmati dan Modangan, Pertamina melalui Program Ibu Kota Penyu terus berupaya menjaga kelestarian satwa laut. Sejak 2020, kawasan ini telah menjadi lokasi pendaratan alami lima dari tujuh spesies penyu dunia.

Sementara itu, sejak 2024 - 2025, kawasan Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC) mencatat bahwa program ini berhasil melepasliarkan lebih dari 14.000 tukik hasil dari 19.102 butir telur penyu.


Baca: Ada 3 Megaproyek Masuk dalam Green Book Bappenas, Ini Artinya Bagi PGE

"Singgah di Samudra menjadi bukti komitmen Pertamina Patra Niaga menghadirkan program CID yang tak hanya menjaga lingkungan, tapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat. Harapannya, setiap peserta pulang dengan pengalaman berharga dan semangat menjaga pesisir serta penyu Indonesia." ujar VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora dalam siaran persnya, Minggu (26/7/2026).

Rangkaian kegiatan meliputi Sekolah Alam Pesisir, pameran diorama berbahan limbah kertas, aktivitas 'Titip Cerita untuk Samudra', serta pelepasliaran 1.500 ekor tukik lekang dan 1 ekor penyu lekang dewasa yang telah selesai menjalani rehabilitasi. Kegiatan ini melibatkan BBKSDA, Perhutani, Pemerintah Desa Gajahrejo, komunitas konservasi, serta masyarakat, dengan diikuti sekitar 200 peserta.

Melalui Program Ibu Kota Penyu, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat konservasi habitat, edukasi lingkungan, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga keberlanjutan habitat penyu di pesisir Malang Selatan.

"Pertamina Patra Niaga berkomitmen menghadirkan program yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga melibatkan masyarakat secara aktif dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan," tutup Kitty.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Road To Pertamina GP Indonesia 2026, Dukung Ekosistem Balap RI

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hadiri Gerak Hijau 2026, Ini Pesan Wamen Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono
• 3 jam lalu
0
thumb
Pirlo Terancam Gagal Latih Timnas Italia, Kerja Samanya dengan Situs Taruhan Dipermasalahkan
• 56 menit lalu
0
thumb
Wisuda 1.404 Lulusan IPDN, Mendagri Tito: Mereka Orang-Orang Terpilih...
• 8 jam lalu
0
thumb
Festival Kali Pasir 2026 Sukses Sedot Animo Ribuan Pengunjung
• 4 jam lalu
0
thumb
Soal Klaim Cina di Natuna, Pakar Ingatkan Indonesia Jangan Goyah Pertahankan Kedaulatan
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.