Berkat Tari Saman, Paskibraka Asal Aceh Lolos Seleksi Nasional dan Bagikan Pesan Penuh Makna

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Perwakilan Provinsi Aceh Paskibraka tingkat pusat, Muhammad Hibban Annafis, menceritakan tahapan seleksi minat dan bakat. 

Dalam tahal seleksi itu, Hibban memilih untuk memperkenalkan kesenian daerah Aceh di hadapan para penguji.

BACA JUGA:Muhammad Hibban Annafis, Calon Paskibraka Pusat Asal Aceh Berbekal Pesan Umi dan Abi

"Saya membawakan unjuk bakat, yaitu tarian tradisional dari daerah saya, yaitu tarian likok pulo atau tarian saman seperti orang biasa bilang ya," kata Hibban kepada Disway.id, di gedung PPSDM Kemendikdasmen.

Hibban menegaskan untuk saling mendukung dan menghilangkan rasa iri hati di antara sesama anggota Paskibraka dalam penentuan posisi nanti.

Baginya, apapun posisi dalam pengibaran bendera pada Upacara Peringatan Kemerdekaan harus dilakukan secara maksimal. Terlepas setiap anggota pasti mengingikan posisi idealnya masing-masing.

"Jadi kalau di hari H itu sudah pasti ada namanya pagi sama sore, dan ada pasti ada pementang (bendera), pengebar, baki, nah dari situ, mau apapun posisi kita, kita harus melakukan dengan maksimal. Ketika kawan mendapati, kita harus saling mendukung. Tidak boleh iri hati, iri dengki, supaya upacara 17 Agustus tetap berjalan dengan lancar," paparnya.

BACA JUGA:Wakili Riau di Paskibraka Pusat 2026, Arifa Bawa Kearifan Lokal Pencak Silat Melayu

Selama menjalani pembinaan Paskibraka tingkat Pusat, Hibban mengaku mendapat banyak ilmu dan pengalaman berharga dari para pemateri. Dari semua materi yang diberikan, Hibban sangat tertarik dengan sejarah Presiden pertama, Soekarno. 

"Yang paling melekat kepada saya itu adalah latar belakangnya Soekarno, dari awal saya kurang tahu nih, apa saja sih latar belakang seorang Bapak Soekarno. Nah dari kemarin itu kami mendapat materi, dari situ kami mendapatkan informasi apa saja sih tentang Soekarno," ungkapnya.

Bergabungnya dirinya masuk menajdi anggota Paskibraka pusat, tidak lain merupakan dukungan dari kedua orang tuanya.

"Maka dari itu saya mengikuti Paskibraka dan orang tua saya memberikan motivasi seperti jangan mendengarkan apa yang orang lain katakan, tapi buktikanlah dengan apa yang akan kamu lakukan," ungkapnya.

BACA JUGA:Arifa Rahma Maulydha, Calon Paskibraka Pusat Asal Riau: Termotivasi Tiga Kakak hingga Bidik Akpol

Ia menceritakan, perhatian dan dukungan orang tua bukan hanya secara verbal. Bahkan, selama proses persiapan fisik maupun kebutuhan logistik kedua orang tuanya turut serta mempersiapkanya.

"Seperti banyak mempersiapkan seperti kesehatan, barang-barang apa saja yang akan disiapkan. Nah sampai orang tua bilang seperti ini, ini sudah umi sama abi sampai siapkan, tinggal abis saja membuktikan," ungkapnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sosok KD Diduga Pelaku Pencurian Ayam di Bali Tewas Dihajar Massa, Tangisan Anak Viral di Medsos!
• 12 jam lalu
0
thumb
Viral Siswa Makan MBG di Depan Kelas Roboh, Pemerintah Janji Perbaiki Dalam 3-4 Bulan
• 14 jam lalu
0
thumb
Evaluasi kinerja kabinet, benahi hambatan kemajuan bangsa
• 14 jam lalu
0
thumb
BI Checking Sudah Ganti, Ini Cara Cek Utang Sendiri Secara Online
• 2 jam lalu
0
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 33 menit lalu
0
Berhasil disimpan.