Israel Gempur Gaza, Pejabat Tinggi Pertahanan Hamas Tewas

cnbcindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi serangan udara Israel. (REUTERS/Stringer)

Jakarta, CNBC Indonesia - Serangan udara Israel pada Minggu (26/7/2026) menewaskan seorang pejabat senior dinas keamanan internal yang dikelola Hamas di Jalur Gaza beserta seorang rekannya.

Keduanya menjadi sasaran saat melintas menggunakan kendaraan di Deir Al-Balah, Gaza tengah, menurut petugas medis dan pejabat kepolisian setempat.


Baca: Lautan Jadi Medan Perang Minyak, Tanker Diburu dari Hormuz-Laut Hitam

Mengutip Reuters Minggu (26/7/2026), korban tewas diidentifikasi sebagai Kolonel Wael El-Ledawi, kepala dinas keamanan internal Hamas di Gaza tengah, serta Mayor Ramez Abu Zraiq. Informasi tersebut disampaikan oleh petugas medis dan Kementerian Dalam Negeri yang dikelola Hamas.

Militer Israel mengonfirmasi telah melakukan serangan terhadap seorang anggota Hamas, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai target operasi tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir, Israel telah membunuh puluhan anggota pasukan polisi yang dipimpin Hamas, termasuk pejabat senior, menuduh banyak dari mereka sebagai anggota sayap bersenjata Hamas yang menimbulkan ancaman langsung terhadap Israel dan pasukannya di dalam Gaza.

Hamas mengatakan serangan Israel terhadap pasukan polisi dan markas besarnya bertujuan untuk menabur kekacauan dan anarki di wilayah tersebut dan melanggar gencatan senjata Oktober yang dimediasi AS antara Israel dan Hamas.

Kematian terbaru ini menambah jumlah korban jiwa menjadi lebih dari 1.190 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, yang tewas akibat serangan Israel sejak gencatan senjata berlaku, menurut pejabat kesehatan Gaza.

Meski gencatan senjata menghentikan pertempuran skala penuh, tetapi belum mengakhiri serangan Israel yang hampir setiap hari terjadi. Empat tentara Israel dilaporkan tewas oleh militan di Gaza selama periode yang sama.

Baca: Amerika Panas ke Malaysia, Anwar Ibrahim Beri Respons Menohok

Israel secara efektif mengendalikan sekitar 64% dari Jalur Gaza, yang hancur akibat serangan militer Israel selama dua tahun setelah serangan Hamas tahun 2023 di Israel selatan.

Hampir seluruh 2 juta penduduk Gaza sekarang tinggal di sebidang tanah sempit di pesisir, terutama di tenda-tenda darurat atau bangunan yang rusak dan menghadapi kondisi yang mengerikan.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Hamas Resmi Bubar

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bertemu Menteri Palestina, Menlu RI Tegaskan Kembali Dukungan Rekonstruksi Gaza
• 15 jam lalu
0
thumb
Rahasia di Balik Kesuksesan Rudal Murah Iran Terobos Pertahanan Udara Pangkalan Militer AS
• 11 jam lalu
0
thumb
Bayern Muenchen Tegaskan Michael Olise Tidak Akan Dilepas Meski Diincar Real Madrid
• 17 jam lalu
0
thumb
Berapa Gaji Magang Bakti BCA? Simak Rincian Selengkapnya
• 10 jam lalu
0
thumb
Menanti Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Irfan Bachdim Mengenang Masa Lalu dan Optimistiss Garuda Juara
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.