Polisi Dalami Status Lahan Kosong yang Ditempati Salah Satu Kelompok yang Bentrok di Menteng

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Polisi masih menyelidiki status lahan kosong di Jalan Tambak I, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, yang diduga ditempati salah satu kelompok yang terlibat bentrokan pada Minggu (26/7/2026).

Lahan kosong tersebut diduga dijadikan tempat berkumpul sekaligus kafe oleh kelompok yang terlibat bentrokan.

Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, polisi juga masih mendalami identitas dan keterlibatan mereka dalam bentrokan.

Baca juga: Polisi Periksa 8 Orang Terkait Bentrokan Warga yang Tewaskan 1 Pria di Menteng

"Kami masih dalami status lahannya, kemudian juga siapa saja kelompok yang terlibat dalam kejadian ini," ujar Roby kepada awak media di lokasi, Minggu.

Berdasarkan informasi sementara, kelompok yang diduga menempati lahan kosong tersebut belum lama berada di kawasan itu.

Meski belum lama, kelompok tersebut sebelumnya pernah beberapa kali terlibat dalam keributan.

Selain mendalami status lahan, penyidik juga masih mengusut identitas kedua kelompok yang terlibat bentrokan beserta peran masing-masing anggotanya.

Dalam peristiwa tersebut, polisi menangkap delapan orang untuk dimintai keterangan. Mereka terdiri dari enam orang dari satu kelompok dan dua orang dari kelompok lainnya.

Sementara itu, Kapolsek Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan, polisi juga masih menyelidiki penyebab kebakaran bangunan dan kendaraan yang terjadi saat bentrokan berlangsung.

Polisi belum dapat memastikan apakah api muncul akibat bentrokan atau sengaja dibakar oleh pihak tertentu.

Baca juga: Kronologi Bentrokan di Menteng, Berawal dari Cekcok Saat Sarapan Nasi Uduk

"Belum bisa dipastikan siapa yang melakukan pembakaran karena masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, bentrokan bermula dari keributan di sebuah warung nasi uduk.

Sekelompok orang yang datang untuk membeli sarapan diduga kembali ke lokasi bersama rekan-rekannya dan merusak gerobak pedagang nasi uduk.

Peristiwa itu kemudian memicu serangan balasan dari warga hingga bentrokan meluas.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Akibat bentrokan tersebut, satu orang pria tewas setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Peringati 30 Tahun Kudatuli, PDIP Gelar Refleksi dan Hening Cipta untuk Korban
• 10 jam lalu
0
thumb
Kapal Vietnam Tenggelam di Laut China Selatan, 23 Orang Hilang
• 13 jam lalu
0
thumb
Kronologi Tewasnya Sutrimo dengan Mulut Berbusa, Polisi Dalami Kabar Hubungannya dengan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
• 8 jam lalu
0
thumb
15 Ide Lomba HUT ke-81 RI untuk Anak TK dan SD, Bisa Melatih Motorik dan Fokus Anak!
• 21 jam lalu
0
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.