Seorang Pria Tewas di Halaman Klinik Jaksel, Polisi Selidiki Penyebabnya

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria bernama Sutrimo ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).

Korban kemudian dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring, tetapi dinyatakan telah meninggal saat tiba di rumah sakit.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, polisi masih menyelidiki penyebab Sutrimo tewas.

Baca juga: Satu Orang Tewas dalam Bentrokan di Menteng, Dipicu Perusakan Gerobak Nasi Uduk

"Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7/2026).

Ia belum bisa menyebut secara pasti penyebab tewasnya Sutrimo. Ia juga belum dapat memastikan apakah Sutrimo tewas dibunuh atau tidak.

Polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak, mulai dari keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, hingga pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.

Selain itu, polisi juga mendalami rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal korban ditemukan, serta informasi lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

"Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum," kata dia.

Perkembangan hasil penyelidikan nantinya akan disampaikan setelah penyidik memperoleh faktanya.

Berdasarkan informasi yang beredar di grup wartawan dan media sosial, Sutrimo merupakan kepala rumah tangga (karumtang) di rumah dinas eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. 

Baca juga: Kronologi Bentrokan di Menteng, Berawal dari Cekcok Saat Sarapan Nasi Uduk

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Budi menyatakan penyidik masih mendalaminya.

"Masih didalami," ucap dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pesan Gus Ipul ke DNIKS di HUT ke-59
• 8 jam lalu
0
thumb
Bareskrim Pindahkan Ribuan Barang Bukti Whip-Pink ke Gudang Brimob Cikeas
• 10 jam lalu
0
thumb
MUI Minta Pemerintah Akui Zakat sebagai Pajak: Umat Islam Bayar Double Tax
• 17 jam lalu
0
thumb
Motor Tabrak Truk di Benowo Surabaya, Satu Orang Meninggal Dunia
• 5 jam lalu
0
thumb
Harimau Putih Kebun Binatang Semarang Zoo Dikabarkan Mati, Ini Kata Pengelola
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.