Mendagri Tegaskan ASN Harus Mampu Beradaptasi & Layani Masyarakat

detik.com
45 menit lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan aparatur sipil negara (ASN) harus mampu beradaptasi dengan karakteristik setiap daerah penugasan. Selain itu, ASN juga harus siap melayani masyarakat yang sangat beragam.

Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan arahan pada Sidang Senat Terbuka Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam rangka Wisuda Program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, Program Magister Terapan Ilmu Pemerintahan, Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan, dan Program Doktor Ilmu Pemerintahan Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, hari ini.

Tito mengatakan para lulusan IPDN akan menjadi bagian dari ASN yang berperan penting dalam mengelola administrasi pemerintahan secara efektif dan efisien. Menurutnya, tantangan tersebut semakin besar karena Indonesia merupakan negara kepulauan dengan jumlah penduduk yang besar serta memiliki tingkat kemajemukan yang tinggi.

Dia menjelaskan Indonesia memiliki kompleksitas yang tidak dimiliki banyak negara lain, baik dari sisi geografis maupun karakter masyarakat. Karena itu, setiap ASN dituntut memahami kondisi sosial yang beragam agar pelayanan publik dapat berjalan secara optimal.

"Dan Indonesia kita adalah memiliki negara yang besar, itu harus kita betul-betul pahami. Negara kita adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Negara kepulauan terbesar dengan populasi terbesar adalah Indonesia. Ini mengandung kompleksitas sendiri untuk mengelola administrasi pemerintahannya," kata Tito dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7/2026).

Dia menambahkan keberagaman Indonesia juga tercermin dari karakter masyarakat yang berbeda-beda. Mengacu pada pandangan seorang sosiolog, Mendagri menyebut Indonesia memiliki empat tipe masyarakat, yakni informative society, industrial society, agricultural society, dan pre-agricultural society. Masing-masing memiliki karakter dan kebutuhan pelayanan pemerintahan yang berbeda.

Karena itu, ASN tidak dapat menerapkan pendekatan yang sama di setiap wilayah. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

"Dan itu akan berhadapan, adik-adik semua akan berhadapan sama mereka, harus melayani mereka. Karena adik-adik akan ditempatkan di mana saja di seluruh Indonesia. Dan harus siap dengan itu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Tito mengingatkan para lulusan IPDN agar tidak memilih-milih lokasi penugasan. ASN harus siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia serta mampu menerapkan ilmu pemerintahan sesuai dengan kondisi masyarakat setempat.

"Dan harus siap beradaptasi menerapkan ilmu pemerintahannya sesuai kondisi masyarakat yang sangat variatif itu. Jangan berpikir nanti akan dinasnya di Bandung saja atau Jakarta," tutupnya.




(anl/ega)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 15 menit lalu
0
thumb
Tidur cukup tapi badan tetap lelah? Ini penyebabnya
• 22 jam lalu
0
thumb
Begini Rencana Perluasan Stasiun Bekasi, Bakal Terhubung dengan Summarecon
• 10 jam lalu
0
thumb
Festival Kali Pasir 2026 Sukses Sedot Animo Ribuan Pengunjung
• 1 jam lalu
0
thumb
Harga dan Spesifikasi Tecno Pova 8 5G, Baterai 8.000 mAh dan Layar 144Hz
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.