Hapus Tato Gratis Kembali Digelar di Rutan Sengkang, 42 Warga Binaan Mantapkan Tekad Menatap Masa Depan

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, WAJO — Program Hapus Tato Gratis kembali terlaksana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sengkang, Minggu, 26 Juli 2026.

Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperbaiki diri sekaligus memperkuat tekad dalam menyongsong kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Program yang digelar melalui kolaborasi TDA Wajo dan Yayasan Mahtan tersebut mendapat sambutan hangat dari para warga binaan. Sebanyak 42 warga binaan mengikuti kegiatan ini, terdiri atas 40 peserta pria dan 2 peserta wanita.

Panitia pelaksana, Aswin Setiawan, menuturkan bahwa program hapus tato tidak hanya berkaitan dengan perubahan penampilan, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam bagi para peserta.

“Program hapus tato gratis bukan hanya membantu dari sisi penampilan, tetapi juga menjadi simbol tekad warga binaan untuk meninggalkan masa lalu dan memulai lembaran baru. Kami berharap kegiatan ini semakin memotivasi mereka untuk bangkit, pulih, dan berdaya sehingga siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat,” tutur Aswin.

Bagi sebagian warga binaan, menghapus tato bukan sekadar menghilangkan gambar yang melekat di kulit. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi simbol keinginan untuk meninggalkan masa lalu dan menyongsong masa depan dengan semangat perubahan.

Kehadiran tim dari Yayasan Mahtan memberikan kesempatan berharga bagi warga binaan yang ingin memperkuat komitmen untuk berubah, memperbaiki diri, serta mempersiapkan diri agar dapat kembali ke tengah masyarakat dengan semangat dan harapan baru.

Karutan Sengkang, Oki Setiawan, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara TDA Wajo dan Yayasan Mahtan dalam menghadirkan kegiatan sosial bagi warga binaan di Rutan Sengkang.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kolaborasi TDA Wajo dan Yayasan Mahtan dalam kegiatan sosial di Rutan Sengkang. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin,” ujar Oki Setiawan.

Antusiasme para peserta menunjukkan bahwa masih banyak individu yang memiliki keinginan kuat untuk memperbaiki diri ketika diberikan ruang, kesempatan, dan pendampingan yang tepat.

Melalui kolaborasi tersebut, program Hapus Tato Gratis diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga menjadi titik awal perubahan mental, emosional, dan spiritual bagi para warga binaan. Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik.

Pembina Yayasan Mahtan, dr. Muh. Ihsan Kitta, Sp.OT, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana yang telah kembali menghadirkan program Hapus Tato Gratis untuk kedua kalinya di Rutan Sengkang.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah membuat kegiatan hapus tato ini kembali terlaksana untuk kedua kalinya di Rutan Sengkang. Semoga kegiatan ini dapat kembali menjadi agenda rutin yang dilaksanakan di dalam Rutan, karena proses hapus tato dilakukan secara bertahap dan membutuhkan waktu serta kesabaran,” ungkap dr. Ihsan Kitta.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan Yayasan Mahtan, baik yang dilaksanakan di Makassar maupun di luar daerah.

“Terima kasih kepada seluruh donatur yang tetap memberikan dukungan di setiap kegiatan Mahtan, baik di Makassar maupun di luar daerah. Semoga segala dukungan yang diberikan menjadi ladang pahala,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari proses panjang pembinaan dan perubahan bagi para warga binaan. Semangat “Sehari Bersama, Berdampak Selamanya” diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi terus menjadi motivasi bagi para peserta untuk menjalani proses perubahan dan menatap masa depan dengan penuh harapan. (twk)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 7 jam lalu
0
thumb
Kapal Vietnam Tenggelam di Laut China Selatan, 23 Orang Hilang
• 7 jam lalu
0
thumb
Ekonomi Eropa Terancam Resesi
• 13 jam lalu
0
thumb
Meski Akui Kerap Dicaci Sarwendah, Ruben Onsu Tetap Ogah Membongkar Aib Mantan Istri
• 6 jam lalu
0
thumb
Kesaksian Rekan Kerja saat Temukan Jubir Otorita IKN Meninggal
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.