MADIUN, KOMPAS.TV - Di musim kemarau ini, volume air di Waduk Dawuhan, Kabupaten Madiun menyusut dari kapasitas normal.
Namun pasokan air masih dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan irigasi hingga tahap awal musim tanam tiga.
Pertengahan musim kemarau, volume air di Waduk Dawuhan, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menyusut lebih dari 50 persen.
Dari kapasitas volume normal sebesar 3,9 juta meter kubik, saat ini pasokan air yang tersisa di Waduk Dawuhan tercatat sekitar 1,3 juta meter kubik
Air masih mencukupi kebutuhan irigasi untuk musim tanam dua, serta tahap awal pemeliharaan tanaman pada musim tanam tiga.
Sesuai rencana tata tanam global, komoditas yang direkomendasikan untuk ditanam pada musim tanam tiga di wilayah irigasi Waduk Dawuhan adalah palawija.
Krisis air bersih juga dirasakan warga Desa Kedungringin, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Warga mengungkap, sumur mereka mulai mengering, sehingga warga rela mengantre untuk mendapatkan bantuan air bersih.
Warga bahkan harus mencari air bersih hingga keluar desa untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
BPBD Blora mencatat, sebanyak 149 desa di 15 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau tahun ini.
Baca Juga: Bendungan Katulampa Bogor Nyaris Kering Akibat Kemarau, Ketinggian Air Sentuh Titik 0 Cm
#kemarau #air #waduk
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- waduk dawuhan
- air waduk susut
- kemarau
- krisis air bersih
- madiun
- blora





Komentar (0)