Muhammad Afdal (31), guru di SDN 017 Balikpapan Timur menjadi korban pengeroyokan usai menegur seorang siswa SMA merokok. Siswa itu mengadu kepada orang tuanya dipukul korban hingga akhirnya korban dikeroyok.
"Korban memberikan teguran secara lisan agar tidak merokok saat menggunakan seragam sekolah. Namun teguran tersebut tidak diterima oleh siswa yang bersangkutan," kata Kapolsek Balikpapan Timur, AKP Muhammad Chusen dilansir detikKalimantan, Minggu (26/7/2026).
Peristiwa terjadi di Jalan Lapangan Tembak Lambada RT 33, Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, Selasa (21/7) pukul 13.20 Wita. Korban melihat seorang pelajar yang mengenakan seragam sekolah mengendarai sepeda motor sambil merokok.
Korban pun memberikan teguran kepada siswa SMA itu. Menurut Chusen, siswa tersebut bahkan sempat membalas teguran korban dengan nada menantang.
Melihat situasi mulai ramai, korban memilih meninggalkan lokasi untuk menghindari keributan. Namun kemudian, korban diikuti oleh tiga orang siswa bersama kerabat salah satu siswa dan seorang paman siswa.
"Sesampainya di lokasi, korban berupaya menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Korban juga menjelaskan bahwa dirinya hanya memberikan teguran dan tidak pernah memukul siswa tersebut," ujarnya
Siswa yang ditegur korban itu mengaku kepada keluarganya telah dipukul. Situasi pun memanas hingga salah seorang siswa melakukan pemukulan hingga berujung pengeroyokan.
"Yang pengeroyokan itu terjadi di lokasi berikutnya. Saat ini masih dalam pendalaman, jadi kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi," kata Chusen.
Baca selengkapnya di sini.
(wnv/idn)






Komentar (0)