SOSOK Fiktor Harefa Kini Dipekerjakan Dedi Mulyadi Jadi Security di Gedung Sate

tvonenews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Setelah dikabarkan dipecat gara-gara insiden cekcok dengan oknum anggota Polda Jabar di Bundaran HI, Jakarta, kini satpam bernama Fiktor Harefa (27) sudah mendapat pekerjaan baru di Kota Bandung.

Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) lewat akun media sosial pribadinya.

Kini, kabar gembira menghampiri sosok satpam yang sempat viral karena menegur penumpang mobil Alphard hitam di Kawasan Bundaran HI, yang ternyata adalah anggota polisi.

Fiktor kini sudah memiliki pekerjaan baru, setelah sebelumnya dikabarkan dipecat gara-gara insiden cekcok dengan oknum aparat Polda Jabar tersebut.

Anggota Polda Jabar cekcok dengan sekuriti di Bundaran HI.
Sumber :
  • Instagram @jakpus24jam.id

Fiktor sengaja menemui Dedi Mulyadi agar bisa pindah kerja ke Kota Bandung.

"Ini saya sudah bertemu dengan Fiktor Harefa security yang menegur oknum aparat, kemudian oknum aparatnya tidak terima karena ditegur Bundaran HI, yaitu menabrak (menerobos) lampu lalu lintas tanda lampu merah, sehingga membahayakan pejalan kaki yang nyebrang," tutur KDM, dikutip di Jakarta Minggu (26/7/2026).

KDM mengatakan Fiktor merupakan warga Pasteur, Kota Bandung yang berasal dari Nias Provinsi Sumatera Utara.

"Sengaja dating menemui saya hari ini, ingin pindah kerja sebagai security. Jadi rencananya nanti Insya Allah pindah kerja dari Jakarta ke Bandung. Nanti jaga sekitar Gedung Sate," terang KDM.

KDM yakin jajaran Polda Jabar dapat bersikap tegas terhadap anggotanya yang telah melakukan pelanggaran.

"Mari kita semua sama-sama saling menghargai tugas kita masing-masing," pungkas KDM. 

Viral Intimidasi Satpam di Bundaran HI, Tiga Anggota Polda Jabar Diperiksa Propam Meski Sudah Berdamai
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Sebelumnya, ketiga oknum anggota Polda Jabar telah diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jabar buntut cekcok dengan sang satpam. 

Dalam pemeriksaan internal tersebut ditemukan adanya dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri.

Selain diproses melalui sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri, anggota Polda Jabar tersebut juga telah ditempatkan di tempat khusus (patsus) selama proses pemeriksaan berlangsung. (muu)

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sultan Ternate Minta DPR Sahkan RUU Masyarakat Adat di Royal Dinner UKSW
• 13 jam lalu
0
thumb
Evans ambil alih puncak klasemen setelah Wehrlein gagal finis di Tokyo
• 21 jam lalu
0
thumb
Musik Bisa Jadi Alat Memperkenalkan Indonesia di Panggung Internasional
• 5 jam lalu
0
thumb
Omoda Comeback, Kini Jadi Merek Otomotif Chery Group
• 13 jam lalu
0
thumb
Anggota POM TNI AD Gugur saat Tangkap Bandar Narkoba di Aceh
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.