Menkes Dorong Pemda Terapkan Aturan Nutri Level di Restoran hingga Warung Kopi

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong pemerintah daerah (Pemda) mulai menerapkan pencantuman label gizi Nutri Level di restoran secara bertahap, terutama di kota-kota besar.

Budi mengatakan, kewenangan untuk melakukan penegakan aturan berada di pemerintah daerah. Karena itu, Kementerian Kesehatan saat ini tengah melakukan advokasi kepada sejumlah Pemda agar kebijakan tersebut mulai diterapkan.

“Saya tadi bicara sama Pak Gubernur (Pramono Anung). Wewenang untuk melakukan enforcement regulasi itu ada di Pemda-Pemda. Saya harapkan karena tahap pertama ini memang Nutri Level diberikan untuk informasi agar rakyat bisa tahu mana minuman sehat, mana yang enggak,” kata Budi saat ditemui di kawasan Car Free Day (CFD) Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (26/7).

Budi telah meminta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung agar restoran yang berada di bawah pengawasan pemerintah daerah mulai menerapkan pencantuman Nutri Level.

“Saya sudah bilang beliau (Pramono), tolong dibantu agar semua restoran-restoran yang ada di bawah pengawasan Dinas Lingkungan dan Dinas Kesehatan DKI secara bertahap mengimplementasikannya,” ujar Budi.

Menurut Budi, sejumlah jaringan kedai kopi telah lebih dulu mencantumkan informasi kandungan gizi pada produknya. Ia menilai kesadaran pelaku usaha, terutama pengusaha muda, mulai meningkat seiring berkembangnya gaya hidup sehat di masyarakat.

“Saya berharap nanti ini akan menjadi gerakan masyarakat yang mendorong agar mereka memasang informasi ini,” ucapnya.

Budi menjelaskan, pemerintah pusat mengatur standar kadar gizi dan bentuk stiker yang digunakan. Sementara itu, implementasi di lapangan akan dilakukan melalui regulasi pemerintah daerah.

“Peraturannya dari peraturan pemerintah daerah. Kita regulasi mengenai kadarnya dan stikernya seperti apa. Sekarang kita sedang melakukan advokasi ke Pemda-Pemda untuk secara bertahap memasang ini. Kita mulai di kota-kota besar dulu ya, yang memang banyak restoran,” katanya.

Dorong Warung Kopi dan Penjual Minuman Ikut Pasang Nutri Level

Selain restoran besar, Budi mendorong warung kopi dan penjual minuman di pinggir jalan ikut mencantumkan informasi Nutri Level secara mandiri.

Menurutnya, pedagang dapat menghitung sendiri kandungan gula berdasarkan komposisi yang digunakan tanpa harus melalui uji laboratorium.

“Makanya saya bikin yang manual seperti tadi ya, jadi kita bisa lakukan sendiri. Mereka kan tahu campuran gulanya berapa banyak, mereka bisa hitung sendiri. Nah, mereka bisa pakai itu di tempat,” ujarnya.

Budi menegaskan tujuan utama kebijakan tersebut pada tahap awal adalah memberikan edukasi agar masyarakat menjadikan konsumsi makanan dan minuman sehat sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sekadar memenuhi aturan.

“Karena buat kami yang penting kan ini edukasi dulu supaya bisa jadi lifestyle. Kadang-kadang sesuatu kalau selalu dipaksa belum tentu masyarakat suka juga. Lebih baik dari kesadaran sendiri masyarakat,” tutur Budi.

Lebih lanjut, ia menyebut pendekatan tersebut mencontoh Singapura yang juga mendorong pelaku usaha kecil melakukan perhitungan kandungan gizi secara mandiri (self-counting) untuk memberikan informasi kepada konsumen.

Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan telah menerbitkan aturan pencantuman label gizi berupa Nutri Level pada pangan siap saji, terutama minuman berpemanis.

Aturan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 tentang Pencantuman Label Gizi dan Pesan Kesehatan pada Pangan Siap Saji yang diterbitkan pada 14 April 2026.

Pada tahap awal, penerapan Nutri Level diberlakukan bagi pelaku usaha skala besar sebagai upaya mendorong masyarakat memilih konsumsi yang lebih sehat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KM Genius Tenggelam di Laut Bali, 6 ABK Selamat Mengapung Pakai Styrofoam
• 14 jam lalu
0
thumb
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu, Sita Uang Rp4 Miliar
• 4 jam lalu
0
thumb
Lowongan Kerja Bappeda DKI 2026, Pendaftaran Dibuka sampai 27 Juli
• 19 jam lalu
0
thumb
Tiga Anggota Polda Jabar Diperiksa Propam Buntut Viral Intimidasi Satpam di Bundaran HI
• 5 jam lalu
0
thumb
Ribuan Warga Jepang Alami Heatstroke, Suhu Tembus 40 Derajat Celsius
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.