Tak Disangka, Ternyata Ini Alasan Dedi Mulyadi Rela Keluarkan Kocek Pribadi untuk Hadiah Tangkap Begal

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Ternyata ini alasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi rela mengeluarkan kocek pribadi untuk hadiah tangkap begal yang akhir-akhir marak terjadi. 

Pria yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM ini menegaskan komitmennya dalam mengintervensi maraknya aksi kejahatan jalanan secara cepat.

Di samping itu, dia juga memanfaatkan tradisi penghargaan masyarakat demi membangkitkan kembali pos ronda di tingkat lingkungan.

"Enggak, dari saya dulu saja (uangnya)," katanya, Jumat (24/7/2026). 

Dedi Mulyadi memastikan seluruh dana hadiah senilai Rp10 juta dalam sayembara penangkapan pelaku begal dan kejahatan jalanan tanpa menyentuh APBD provinsi, melainkan murni dari kocek pribadinya.

Menurut KDM, pendekatan berbasis insentif finansial sangat relevan dengan kultur masyarakat Indonesia.

Pasalnya, sambung dia, masyarakat Indonesia terbiasa terpacu oleh bentuk penghargaan terbuka.

"Karena begini, tradisi bangsa kita itu tradisi hadiah. Di sekolah, kalau ada ranking pertama dan diumumkan belajarnya jadi rajin. Kemudian di daerah, kalau dilombakan juga jadi rajin," ujarnya. 

Meski begitu, Dedi Mulyadi menggarisbawahi bahwa skema hadiah uang tunai ini dirancang secara psikologis dengan tujuan untuk meredam maraknya aksi main hakim sendiri di lapangan.

"Logikanya sederhana. Misalnya, ada maling motor jangan digebuki sampai mati. Kalau ada sayembara dari saya, tidak usah digebuki sampai mati, lumayan Rp10 juta kalau diantarkan. Itu secara psikologis akan memengaruhi," terangnya. 

"Kalau dalam keadaan babak belur ya tidak boleh. Tidak boleh mereka diserahkan dalam keadaan babak belur. Lecet sedikit mungkin boleh, tapi kalau babak belur kita tidak kasih hadiah," pungkasnya. (ant/nsi)

 
 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
[FULL] John Herdman dan Nadeo Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026: Kita Mau Juara
• 31 menit lalu
0
thumb
AS Kenakan Tarif Baru 12,5 Persen, Sepertiga Ekspor Singapura Terdampak
• 21 jam lalu
0
thumb
MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik terhadap Kekuasaan Kehakiman
• 22 jam lalu
0
thumb
Debut Casemiro di Inter Miami Ternoda Tabrakan Kepala Mengerikan, Germán Berterame Dilarikan ke RS
• 1 jam lalu
0
thumb
Mengapa Indonesia Mendapat Tarif Baru 10 Persen dari AS?
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.